Suara.com - Seorang remaja membagikan video cara memutihkan gigi dengan produk pemutih yang dioleskan menggunakan cotton bud. Remaja itu menjelaskan bahwa dia membeli hidrogen peroksida, bahan utama dalam produk pemutih gigi tersebut.
Video itu ia bagikan di TikTok dan telah ditonton lebih dari 15 juta kali. Dalam video, dia mengoleskan bahan hidrogen peroksida ke giginya dengan cotton bud dan menghentikan pemakaian setelah empat hari karena hasilnya dinilai bagus.
Namun cara itu tidak dianjurkan oleh dokter gigi karena bahan kimia yang terkandung bisa menyebabkan kerusakan serius pada gigi.
"Menggunakan hidrogen peroksida, atau pemutih, kemungkinan besar akan menyebabkan gigi sensitif yang menyakitkan," kata Dr Kunal Patel dari Love Teeth Dental Practice di Surrey dikutip dari Metro.
Bahkan kondisi paling parah, dapat menyebabkan luka bakar di bagian dalam mulut, bibir, dan gusi, lanjut Kunal. Juga bisa mengakibatkan pencangkokan gusi dan gigi yang lepas dan mungkin sulit untuk diperbaiki.
"Yang lebih mengkhawatirkan adalah pemutih bisa mematikan jika dikonsumsi," ucapnya.
Meski hasilnya langsung terlihat, Kunal mengatakan bahwa mengoleskan pemutih ke gigi justru dapat menyebabkan rasa sakit yang jauh lebih parah dan menghabiskan banyak uang untuk memperbaikinya.
"Perawatan yang dibeli melalui internet, seperti hidrogen peroksida, jauh lebih kuat dan membawa risiko luka bakar juga kerusakan gigi yang sangat nyata.' Tegas Dr. Kunal.
Baca Juga: Kopi dan Teh, Mana yang Lebih Mungkin Membuat Gigi Kuning?
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?
-
Rahasia Energi "Anti-Loyo" Anak Aktif: Lebih dari Sekadar Susu, Ini Soal Nutrisi yang Tepat!
-
Sinergi Medis Indonesia - India: Langkah Besar Kurangi Ketergantungan Berobat ke Luar Negeri
-
Maia Estianty Gaungkan Ageing Gracefully, Ajak Dewasa Aktif Waspada Bahaya Cacar Api
-
Kolesterol Tinggi, Risiko Diam-Diam yang Bisa Berujung Stroke dan Serangan Jantung
-
Telapak Kaki Datar pada Anak, Normal atau Perlu Diperiksa?
-
4 Rekomendasi Minuman Diabetes untuk Konsumsi Harian, Mana yang Lebih Aman?
-
Apa Itu Food Genomics, Diet Berbasis DNA yang Lagi Tren