Suara.com - Olahraga memang baik, bahkan saat menstruasi. Olahraga disebut dapat membantu meringankan gejala seperti kram perut hingga masalah suasana hati. Meskipun begitu Anda harus memerhatikan apa saja olahraga yang disarankan selama menstruasi.
Melansir dari Healthline, John Thoppil seorang OB-GYN mengatakan bahwa olahraga terbaik selama menstruasi adalah olahraga yang benar-benar diminati. Dia juga menunjukkan bahwa menstruasi mungkin menjadi saat yang tepat untuk mengurangi intensitas olahraga. Berikut adalah beberapa olahraga yang disarankan saat menstruasi, antara lain:
Jalan Kaki dan Kardio Ringan
Lakukan olahraga kardio atau aerobik pada intensitas yang lebih rendah selama menstruasi. Pertimbangkan latihan kardio ringan, berjalan kaki, atau latihan aerobik.
Yoga dan Pilates
Dua hingga tiga hari menjelang menstruasi adalah waktu yang tepat untuk melakukan yoga. Yoga sendiri dapat membantu merilekskan tubuh dan berpotensi mengurangi gejala seperti kram, nyeri payudara, serta kelelahan dan nyeri otot saat menstruasi.
Jika Anda tidak mengalami ketidaknyamanan selama menstruasi, maka lanjutkan dengan rutinitas olahraga seperti pilates.
Semenyata itu, ada Anda harus memerhatikan beberapa hal saat ingin melakukan olahraga selama menstruasi. Secara umum, pakar olahraga Brandon Marcello, PhD menyatakan bahwa saat menstruasi Anda harus mengurangi stres dan volume olahraga.
“Ini tidak berarti menghentikan olahraga, namun cukup dengan mengurangi," jelasnya. Oleh karena itu, Marcello menyatankan untuk menghindari berbagai olahraga berat selama menstruasi.
Baca Juga: Tangkal Kematian akibat Berbagai Penyakit, Yuk Jalan Kaki Dekat Rumah!
Intinya, tetap lakukan oleharaga selema menstruasi, namun kurangi intensitasnya terutama jika Anda merasa lelah. Hal ini disebabkan karena selama menstruasi, tubuh akan lebih cepat menyerap energi sehingga mudah merasa lelah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi