Suara.com - Selama ini, kita lebih mengenal jus buah dibanding jus sayuran. Padahal, beberapa jenis sayuran justru akan terasa lebih nikmat jika dibuat jus.
Konsumsi sayur masyarakat Indonesia masih sangatlah rendah dan di bawah jumlah yang disarankan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Menurut Southeast Asian Food and Agriculture Science and Technology (Seafest Center IPB) masyarakat Indonesia tercatat hanya mengonsumsi rata-rata 180 gram sayur per kapita per hari. Sementara WHO menerapkan standar konsumsi sayur yang ideal yakni mencapai rata-rata 400 gram per kapita per hari.
Nah, membuat jus sayuran bisa jadi salah satu cara untuk meningkatkan konsumsi sayur. Meski jumlah seratnya masih lebih rendah dibanding mengonsumsi sayuran utuh, namun jus sayur tetap memiliki segudang manfaat bagi tubuh, mulai dari menangkal radikal bebas penyebab kerusakan sel, menjaga sistem kekebalan tubuh berkat kandungan vitamin dan mineralnya hingga membantu menghilangkan racun dalam tubuh.
Pilih jenis sayur yang tepat, agar tak kalah nikmat dari jus buah yang biasa kita konsumsi. Berikut adalah beberapa jenis sayur yang bisa diolah menjadi jus sayuran, seperti dikutip dari siaran resmi FIT Gourmet.
1. Kale
Dikenal sebagai salah satu superfood, kale memiliki kandungan beberapa vitamin seperti vitamin A, vitamin C, vitamin K, serta molekul antioksidan dan beta-karoten. Mengonsumsi jus kale dipercaya dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan menurunkan kadar kolesterol jahat.
2. Seledri
Seledri kaya akan vitamin A, vitamin K, vitamin C, molekul antioksidan, kaempferol, asam kafeat, dan asam ferulat. Selain itu, seledri juga kaya akan magnesium dan zat besi. Berkat kandungan nutrisinya yang begitu kaya, jus seledri dipercaya mampu menjaga daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan pencernaan. Jus seledri dapat dinikmati tanpa campuran apapun atau ditambah dengan kale atau tomat agar lebih nikmat.
3. Timun
Sayur rendah kalori yang kaya vitamin K, vitamin C, serta mineral seperti mangan dan kalium ini dapat membantu mengembalikan hidrasi tubuh, berkat kandungan airnya yang banyak. Dengan seimbangnya cairan tubuh, maka sistem pencernaan, fungsi ginjal, berat badan, dan performa fisik pun senantiasa terjaga.
4. Wortel
Jus wortel menyediakan asupan vitamin A dan berbagai zat mineral yang dibutuhkan tubuh. Selain itu, ada senyawa karotenoid (beta-karoten, likopen, alfa-karoten, dan lutein) yang merupakan pigmen yang memiliki efek antioksidan untuk melawan kerusakan sel.
Baca Juga: Kurang Sehat? Berikut Kombinasi Jus untuk Jaga Kondisi Tubuh
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi