Suara.com - Mengkonsumsi vitamin D dan kalsium dua kali sehari dapat mengurangi kemungkinan Anda terkena vertigo. Hal ini dinyatakan oleh sebuah penelitian yang diterbitkan pada di Neurology, jurnal medis dari American Academy of Neurology edisi online.
"Studi kami menunjukkan bahwa bagi orang dengan vertigo posisi paroksismal jinak, mengonsumsi suplemen vitamin D dan kalsium adalah cara sederhana dan berisiko rendah untuk mencegah vertigo berulang," kata Ji-Soo Kim, MD, Ph.D., dari Sekolah Tinggi Kedokteran Universitas Nasional Seoul di Korea seperti yang dikutip dari Science Daily.
"Ini sangat efektif jika Anda memiliki kadar vitamin D yang rendah," imbuhnya.
Melansir dari Science Daily, vertigo posisi paroksismal jinak terjadi ketika perubahan posisi kepala membuat Anda merasa ada sensasi berputar tiba-tiba. Kondisi ini adalah salah satu jenis vertigo yang paling umum.
Sekitar 86 persen orang dengan bentuk vertigo ini menytakan bahwa keluhan mereka telah mengganggu kehidupan sehari-hari.
Studi ini mengamati 957 orang di Korea dengan vertigo posisi paroksismal jinak yang berhasil diobati dengan gerakan kepala. Hasilnya peserta yang diberi suplemen memiliki tingkat kekambuhan yang lebih rendah dibandingkan dengan kelompok yang tidak diberi vitamin D.
Orang yang mengonsumsi suplemen memiliki penurunan tingkat kekambuhan hingga 24 persen dalam setahun.
"Hasil kami sangat menarik karena sejauh ini, pergi ke dokter untuk meminta mereka melakukan gerakan kepala telah menjadi cara utama mengobati vertigo posisi paroksismal jinak," kata Kim.
"Studi kami menunjukkan pengobatan yang tidak mahal dan berisiko rendah seperti vitamin D dan tablet kalsium juga mungkin efektif untuk mencegah gangguan yang umum dan sering kambuh ini," imbuhnya.
Baca Juga: Ingin Tingkatkan Kekebalan Tubuh? Asupan 4 Vitamin ini Bisa Jadi Solusi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik