3. Tempat munculnya
Jerawat, karena pasti disertai dengan komedo, akan lebih sering muncul di wajah dibandingkan area tubuh lainnya.
"Kalau Malassezia Folliculitis, menurut jurnal seringnya itu bukan di wajah tapi di punggung, dada dan bahu," jelasnya.
4. Jumlah kasus
Untuk jumlah kasus, sebagai seseorang yang tinggal di Indonesia sebagai negara tropis, kata dr Richard, rasanya hampir semua masyarakat Indonesia pernah mengalami jerawat.
Sedamgkan MF, jelasnya lebih lanjut, memiliki kasus yang sangat jarang dan lebih banyak terjadi pada laki-laki dengan perbandingan 6:1.
5. Diagnosa
Seperti yang sudah kita semua ketahui, sebagai peasalahan kulit yang sangat umum, siapapun bisa mendiaganosanya, bahwa itu adalah jerawat.
Sedangkan MF memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter, karena tidak hanya ditentukan dari gejala, tapi juga hasil dari laboratorium.
Baca Juga: Suaminya Alami Jerawat Dewasa, Ini Cara Hailey Baldwin Bantu Justin Bieber
"Diperlukan juga pemeriksaan penunjang, menggunakan lampu wood, dilihat apakah menjadi kuning kehijauan atau yang paling pasti menggunakan hasil laboratorium yakni dengan kerokan KOH (pemeriksaan lesi kulit, untuk melihat apakah ada infeksi pada kulit disebabkan jamur)," jelasnya lagi.
6. Pengobatan
Untuk jerawat, beberapa orang memerlukan pengobatan lebih lanjut ke dokter, namun tak sedikit yang memilih mengobatinya sendiri, misalnya dengan menggunakam skincare khusus mengobati jerawat.
Sedangkan MF biasanya lebih pada obat khusus jamur. Sayangnya, banyak para pembuat konten alias selebgram yang justru malah menyarankan mengobati Fungal Acne alias MF dengan ketoconzole.
"Kalian tau nggak apa itu ketoconazole? yaitu hepatotoksik yang bisa merusak hati bahkan kanker hati juga. Penggunaan yang salah bisa menyebabkan efek samping," jelasnya.
Inilah yang membuat dr Richard berpesan agar tidak sembarangan mendiagnosa diri sendiri dan mengobatinya secara sembarangan, yang justru malah bisa membahayakan diri sendiri.
Nah, kalian yang ingin tahu penjelasan lengkap dr Richard mengenai masalah kulit tersebut, bisa tonton videonya di sini.
Berita Terkait
-
Bekas Jerawat Susah Hilang? Ini 4 Peeling Serum yang Bisa Jadi Solusi
-
Wajah Muncul Jerawat setelah Lebaran! Ini 4 Acne Serum yang Layak Dicoba
-
Kulit Lagi Breakout? Ini 5 Sunscreen Cica yang Aman Dipakai Saat Jerawatan
-
4 Acne Spot Penyelamat Kulit Sehat Bebas Jerawat Sebelum Lebaran Idulfitri
-
Rahasia Kulit Sehat dari Laut: Phytomer Hadirkan Treatment Skincare 95% Vegan di Indonesia
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik