Suara.com - Pernahkah Anda berpikir mengenai sabun yang Anda kenakan sehari-hari, apakah sudah cocok bagi kulit Anda atau belum?
Bagi banyak orang, menggunakan sabun mandi merek sembarang mungkin bukan masalah besar. Tapi tidak bagi mereka yang memiliki masalah kulit sensitif. Salah-salah, sabun yang dipakai justru bisa menimbulkan atau bahkan memperparah kondisi kulit.
Dikutip Suara.com dari Hellosehat, kita bisa memulai memilih sabun yang tepat, terutama bagi si pemilik kulit sensitif dengan menentukan preferensi jenis sabun baik itu sabun batang atau sabun cair, sabun yang wangi, atau sabun antibakteri.
Tapi dari itu semua, hal yang lebih penting adalah memilih produk berdasarkan jenis kulit terutama jika kulit Anda cenderung sensitif, kering, atau justru terlalu berminyak.
Kulit yang sensitif sangat mudah teriritasi, terutama dengan produk-produk kecantikan yang banyak mengandung bahan kimia. Untuk membersihkan sekaligus merawat kulit sensitif, gunakan sabun mandi yang kandungannya alami dan menenangkan kulit.
Carilah sabun yang komposisinya mengandung lidah buaya, cocoa butter, vitamin E, atau chamomile. Bahan-bahan alami tersebut diketahui dapat memberikan efek menenangkan bagi kulit.
Untuk mencegah timbulnya iritasi, sebaiknya Anda yang berkulit sensitif menggunakan sabun dengan sedikit atau tanpa pewangi.
Pastikan juga sabun yang Anda pilih memiliki kandungan tingkat pH yang seimbang. Hindari sabun yang mengandung bahan antibakteri, pewangi, dan deodoran. Sabun untuk kulit sensitif yang baik akan membuat kulit terlihat lebih halus, indah, dan sehat. Lalu, pilih yang seperti apa?
1. Sabun batang
Kandungan sodium hidroksida di dalam sabun batang berguna untuk membersihkan tubuh dari kotoran. Meski begitu, kandungan bahan aktif ini bersifat mengeringkan kulit.
Baca Juga: Mengapa Memencet Komedo Bikin Ketagihan? Dokter Jelaskan Alasannya
Jika Anda lebih memilih sabun batang, pastikan sabun pilih yang tidak mengandung alkali tinggi yang dapat menyebabkan iritasi dan kulit kering. Sebaliknya, gunakan sabun batang yang mengandung banyak emolien untuk menjaga kelembapan kulit.
2. Sabun cair
Selain membersihkan kotoran, sabun cair biasanya mengandung pelembap seperti petrolatum yang berguna untuk menjaga kulit tetap lembut. Sabun cair dengan label moisturizing (melembapkan) adalah pilihan yang paling baik untuk mereka yang berkulit kering dan sensitif, karena selain mengandung petrolatum juga mengandung minyak pelembap alami.
3. Shower Gel
Sama seperti sabun cair, shower gel juga berbentuk cair. Bedanya, tekstur shower gel lebih kental dan biasanya mengandung lebih banyak pewangi. Kandungan pewangi sebisa mungkin harus dihindari oleh pemilik kulit sensitif jika tidak mau iritasi kulit semakin meradang. Jenis sabun ini lebih cocok untuk mereka yang memiliki kulit berminyak.
Jika Anda masih menemukan masalah setelah memilih sabun untuk kulit sensitif, cobalah temui spesialis perawatan kulit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens