Faktor risiko lain yang bisa meningkatkan risiko Donald Trump mengalami kondisi parah akibat virus corona Covid-19 adalah jenis kelaminnya.
Di seluruh Amerika Serikat (AS), sebanyak 54,4 persen dari semua orang yang menjalani rawat inap akibat virus corona Covid-19 rata-rata berjenis kelamin pria.
Terlebih, penyakit ini menjadi semakin mematikan seiring bertambahnya usia. Jika anak usia 0 hingga 9 tahun memiliki tingkat risiko 0, maka orang usia 70 hingga 79 tahun memiliki tingkat risiko sebesar 12,8 persen.
Menurut sebuah penelitian, pria seusia Trump memiliki tingkat risiko 1 dari 25 meninggal dunia jika terinfeksi virus corona Covid-19.
"Dia berusia 74 tahun dan kelebihan berat badan. Banyak orang usia 70-an juga memiliki penyakit penyerta yang meningkatkan risiko penyakit lebih parah," kata Dr Michael Head, Peneliti Senior di Global Health, University of Southampton.
Berita Terkait
-
Positif Virus Corona di Usia 74 Tahun, Donald Trump Alami Gejala Ringan!
-
Masker Bedah Tak Batasi Pasokan Oksigen, Ini Temuan Ahli Miami!
-
Komplikasi Virus Corona, Ahli Inggris Sebut Pasien Bisa Alami Psikosis
-
Update Covid-19 Global: Donald Trump Positif, Kasus di AS Tembus 7,5 Juta
-
Twitter Larang Warganet Doakan Donald Trump Meninggal karena Covid-19
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini