Suara.com - Gatal menjadi salah satu ciri khas dari alergi. Seringkali gatal yang dirasakan sulit ditahan, membuat kita tak tahan untuk tidak menggaruknya. Tapi, menurut konsultan alergi imunologi IDAI Prof. Dr. dr Zakiudin Munasir, Sp.A (K)., menggaruk gatal yang disebabkan alergi justru bisa memperparah rasa gatal tersebut.
"Kalau alergi dalam bentuk gatal, makin kita garuk, makin parah. Kalau digaruk, sel massa yang mengandung histamin makin pecah, tambah banyak histaminnya. Makanya digaruk makin tambah gatal," jelas dokter Zaki dikutip dari siaran IGTV Ayahbunda, Rabu (7/10/2020).
Jika terus menerus digaruk, tentu akan timbul lecet pada kulit. Zaki mengatakan, obat yang bisa dikonsumsi oleh penderita alergi bisa dengan anti histamin. Tetapi ia menyarankan, obat tersebut sebaiknya tidak diminum terus menerus.
"Lebih baik cari pencetusnya daripada terus menerus minum obat," ujarnya.
Tetapi jika obat anti histamin tidak mampu meredakan gatal, menurut Zaki, kemungkinan penyebab alergi bukan karena histamin. Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu menjelaskan bahwa ada zat lain yang bisa jadi pemicu alergi, yakni leukotrien.
"Kalau sudah sepeti itu, membutuhkan pertolongan dokter karena butuh steroid. Tapi gak boleh sembarangan. Harus pakai resep dan nggak boleh dipakai jangka panjang," jelas dokter Zaki.
Meski begitu, kebanyakan pasien alergi yang ditanganinya cukup bisa diatasi dengan anti histamin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh