Suara.com - Cara petugas kesehatan di Kelurahan Rangkasbitung Barat, Kabupaten Lebak, Banten, melakukan vaksinasi ini patut ditiru.
Untuk menghindari kerumuman di tengah pandemi, para petugas kesehatan melakukan vaksinasi dengan mengunjungi rumah warga.
Dilansir ANTARA Sabtu (17/10/2020), petugas kesehatan mengunjungi rumah-rumah warga yang memiliki anak balita di lingkungan RW 10 Kelurahan Rangkasbitung Barat untuk melakukan vaksinasi DPT dan Polio
"Kami hari ini menargetkan sebanyak lima balita di lingkungan RW 10 Kelurahan Rangkasbitung Barat," kata Siska, seorang petugas kesehatan.
Pelaksanaan vaksinasi dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19.
Siska mengatakan bahwa ada 65 balita yang sudah harus mendapat vaksinasi DPT dan Polio di wilayah kerjanya.
Ia bersyukur tidak ada warga yang menolak anaknya divaksinasi di wilayah kerjanya.
Menurut Ika, kader Posyandu RW 10 Kelurahan Rangkasbitung Barat, warga di wilayahnya umumnya sudah memahami pentingnya vaksinasi bagi tumbuh kembang anak.
"Kami tidak henti-hentinya selalu mengajak masyarakat yang memiliki anak agar anaknya divaksin, imunisasi, sehingga tidak mudah terserang penyakit seperti campak dan polio," katanya.
Baca Juga: Jubir Covid-19 Ungkap Prioritas Dalam Vaksinasi Corona
Ida, seorang warga Sentral RW 10 Kelurahan Rangkasbitung Barat, bersyukur ada petugas yang datang ke rumah untuk melakukan vaksinasi pada anaknya, yang menurut jadwal harus sudah harus mendapat imunisasi DPT dan Polio.
Berita Terkait
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Sangga Pangan Jakarta, Bupati Lebak Targetkan Padi PS 08 Tembus 8,7 Ton Per Hektare
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Ribuan warga Baduy ikuti tradisi Seba 2026
-
Kemenkes Libatkan NU dan Muhammadiyah, Lawan Hoaks Vaksin yang Masih Marak
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?