Suara.com - Kabar baik dari China, salah satu vaksin potensial untuk virus corona Covid--19 mereka disebut aman. Bahkan memicu respons kekebalan dalam kombinasi tes tahap awal dan menengah pada manusia.
Melansir dari Independent, kandidat vaksin Covid-19 yang dikenal dengan BBIBP-Corv sedang dikembangkan oleh Institut Produk Biologi Beijing, bekerja sama dengan Grup Farmasi Nasional China yang dikelola negara. Laporan mereka yang diterbitkan di The Lancet menunjukkan bahwa vaksin secara keseluruhan disebut aman dan dapat ditoleransi dengan baik oleh manusia.
Uji coba BBIBP-Corv pada manusia dimulai pada awal Juni setelah vaksin menunjukkan hasil yang kuat pada monyet dan memicu antibodi tanpa menimbulkan komplikasi.
Dalam dua tahap pertama uji coba, vaksin tidak menimbulkan efek samping yang parah. Menurut studi tersebut kebanyakan relawan hanya mengalami efek samping ringan hingga sedangseperti demam dan nyeri di bagian yang disuntik vaksin.
Hasil tersebut berasal dari uji tahap I dan tahap II vaksin yang dilakukan antara 29 April hingga 30 Juli. Pengujian dilakukan pada 600 peserta sehat berusia 18 hingga 80 tahun.
Dalam penelitian juga menunjukkan bahwa tingkat antibodi pada peserta yang berusia di atas 60 tahun ke atas lebih rendah dan terkadang membutuhkan waktu hingga 42 hari untuk meningkat secara signifikan. Peserta yang lebih muda membutuhkan waktu rata-rata 28 hari untuk menghasilkan respons antibodi.
BBIBP-CorV sendiri merupakan salah satu dari setidaknya 10 proyek vaksin virus corona secara global yang telah memasuki uji coba Fase III, empat di antaranya dipimpin oleh para ilmuwan China.
Pada pengembangan vaksin, China secara total telah memiliki 11 kandidat vaksin potensial.
Baca Juga: Penyuntikan Vaksin Covid-19, Presiden Jokowi: Jangan Tergesa-gesa
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi