Suara.com - Kopi yang dikonsumsi tiap hari bisa menurunkan risiko penyakit dan kanker hati. Hal ini dinyatakan oleh penelitian baru yang terbit pada jurnal BMJ Open.
Kanker hati sendiri menjadi jenis kanker paling umum keenam di dunia. Bahkan pada tahun 2012, tercatat 800.000 orang dikonfirmasi mengalami kanker hati.
Melansir dari Times of India, sebuah studi mengungkapkan bahwa orang yang minum kopi baik yang berkafein maupun tanpa kafein lebih kecil risikonya terkena kanker hepatoseluler, salah satu jenis kanker hati yang paling umum.
Pada studi tersebut para peneliti memeriksa data dari 26 studi yang melibatkan lebih dari dua juta peserta. Para peneliti menyimpulkan bahwa asupan kopi secara teratur dapat mengurangi sirosis dan kanker hati, namun tetap tergantung pada dosisnya.
Dengan begitu penelitian ini menunjukkan bahwa semakin banyak Anda minum kopi maka semakin baik untuk mengurangi risiko kanker hati. Satu cangkir kopi setiap hari dikaitkan dengan penurunan 20 persen risiko, 2 cangkir sehari dikaitkan dengan penurunan 35 persen, sementara 5 cangkir kopi sehari dapat menurunkan sekitar 50 persen.
Kopi sendiri dikenal memiliki sifat antioksidan, anti-inflamasi dan anticarcinogenic. Semua faktor ini diyakini berperan penting dalam menurunkan risiko penyakit hati dan kanker hati pada pecinta kopi.
Banyak penelitian menunjukkan bahwa kopi secara keseluruhan memiliki beberapa manfaat kesehatan. Namun sebelum memutuskan untuk meminum banyak kopi secara tiba-tiba, Anda perlu mempertimbangkan dosisnya terlebih dahulu. Untuk lebih aman, Anda disarankan untuk tidak minum kopi lebih dari 2 cangkir setiap hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik