Suara.com - Kopi umumnya dikenal sebagai asupan peningkat fokus dan konsentrasi. Namun manfaat kopi nyatanya lebih luas karena bisa menyehatkan mata.
Melansir laman resmi Asosiasi Optometri Amerika Serikat (AOA) menunjukkan bahwa kopi bermanfaat untuk kesehatan mata. Dalam hal ini sebuah studi dari Cornell University menemukan memiliki efek positif pada kesehatan mata.
Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry menemukan bahwa bahan utama dalam kopi mentah yakni asam klorogenat atau CLA dapat melindungi dari penglihatan yang memburuk. Kandungan ini juga dapat menurunkan risko kemungkinan kebutaan akibat degenerasi retina akibat glaukoma, penuaan, dan diabetes.
Pada studi ini, para peneliti merawat mata tikus dengan oksida nitrat yang menciptakan stres oksidatif dan radikal bebas yang menyebabkan degenerasi retina. Namun, mata tikus yang diobati dengan CLA tidak mengalami kerusakan retina.
Para ilmuwan yang terlibat dalam penelitian ini percaya bahwa langkah selanjutnya adalah menentukan apakah minum kopi memfasilitasi CLA yang melintasi membran penghalang retina darah.
"Dokter optometri memiliki tugas untuk memberi tahu pasien mereka tentang nutrisi yang baik dan bagaimana hal itu dapat memengaruhi kesehatan penglihatan mereka secara keseluruhan," kata Robert Bittel, O.D., ketua Komite Promosi Kesehatan AOA.
"Kami telah menyadari pentingnya dan nilai nutrisi yang tepat dalam kesehatan yang baik secara keseluruhan khususnya kesehatan mata yang baik," kata Dr. Bittel.
Meskipun memiliki manfaat, Dr. Bittel menekankan bahwa untuk tetap berhati-hati dalam mengonsumsi kopi. Hal ini disebabkan karena studi ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.
"Seperti penelitian lain yang menyebut makanan sebagai terapi dalam beberapa hal, kehati-hatian harus diambil agar publik memahami dampak negatif serta positif dari minum kopi," kata Dr. Bittel.
Baca Juga: Ngantuk tapi Harus Lembur? Coffee Nap Bisa Jadi Alternatif Solusi
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang