Suara.com - Yunani mencatatkan rekor baru untuk kasus Covid-19 harian pada Selasa (20/10/2020) kemarin. Lagi-lagi, anak muda disebut menjadi biang keladinya.
Dilansir ANTARA, kasus Covid-19 harian di Yunani menembus angka 600 kasus untuk pertama kalinya, dengan kaum muda menyumbang mayoritas infeksi baru tersebut, menurut otoritas kesehatan.
Otoritas mengatakan secara nasional tercatat 667 kasus baru dan delapan kematian Covid-19.
"Pandemi memberikan tanda jelas bahwa virus masih terus menyebar," kata ahli epidemiologi Gikas Magiorkinis.
Menurut dia, kelompok usia 18-39 tahun menyumbang sekitar 60 hingga 70 persen kasus baru Covid-19.
Gikas menyebutkan pandemi menyebar cepat di wilayah utara Yunani.
Pihaknya juga mendesak kaum muda agar mematuhi aturan penggunaan masker dan jaga jarak sosial.
Sebelumnya, Yunani membatalkan rencana untuk mengizinkan para penonton kembali menyaksikan turnamen olah raga guna membantu mencegah penyebaran virus corona baru, kata kantor Perdana Menteri Kyriakos Mitsotakis.
"Ini bukan waktu yang tepat bagi penggemar olah raga untuk balik ke lapangan, itu akan mengirimkan pesan yang keliru," kata Wakil Menteri Perlindungan Sipil Nikos Hardalias.
Baca Juga: Tambah 4.267 Orang Hari Ini, Positif Corona di Indonesia Jadi 373.109
Hardalias menuturkan gambaran epidemiologis dari pandemi di daerah metropolitan Athena masih sangat stabil.
"Bagaimana kehidupan kita akan berlangsung dengan adanya pandemi ini itu ada di tangan kami. Terapkan langkah-langkah pencegahan," kata Hardalias.
Kendati terjadi lonjakan kasus baru, namun Yunani masih bernasib lebih baik dibanding dengan banyak negara Eropa lainnya, dengan tingkat infeksi Covid-19 yang relatif rendah.
Data pada Selasa menunjukkan total kasus Covid-19 di Yunani mencapai 26.469 kasus dengan 528 kematian sejak awal pandemi.
Berita Terkait
-
Kecemasan Gen Z: Apa yang Tersisa Saat AI Menguasai Dunia?
-
Solidaritas Mokel Berjamaah, Mengapa Jadi Tren?
-
Semangat Anak Muda dan Momentum Gerakan Subuh Berjamaah di Kala Ramadan
-
Redefinisi Peran Pemuda Betawi di Tengah Transformasi Jakarta Menjadi Kota Global
-
Kisah Perjalanan YouthID: Saat Anak Muda Menembus Batas, Mendengar Suara Disabilitas di Aceh
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga