Suara.com - Merasa kembung adalah hal yang wajar, terutama setelah makan makanan yang mengandung gas atau terlalu banyak makan.
Namun, mengalami kembung terus-menerus yang tidak kunjung sembuh sebenarnya adalah salah satu gejala kanker ovarium yang paling umum. Bagaimana Anda bisa tahu dengan pasti bahwa kembung Anda mungkin sesuatu yang jauh lebih serius?
Dilansir dari Express UK, kembung yang terkait dengan kanker ovarium dapat menyebabkan pembengkakan yang terlihat di perut.
Perut mungkin terasa penuh, bengkak, atau keras dan seseorang mungkin juga mengalami gejala lain, seperti penurunan berat badan.
Jika itu kanker ovarium, kembung yang dialami kemungkinan besar disebabkan oleh asites.
Asites adalah saat cairan menumpuk di perut Anda, kata Healthline.Asites sering terbentuk ketika sel kanker menyebar ke peritoneum.
Peritoneum adalah lapisan perut Anda. Seperti diketahui, kanker ovarium adalah jenis kanker yang dimulai di ovarium.
Dilansir dari Healthline, sistem reproduksi perempuan mengandung dua ovarium, satu di setiap sisi rahim.
Kanker ovarium seringkali tidak terdeteksi hingga menyebar ke dalam panggul dan perut. Pada stadium akhir ini, kanker ovarium lebih sulit diobati.
Baca Juga: Studi Israel: Konsumsi Produk Susu dan Daging Terkait dengan Risiko Kanker
“Kanker ovarium stadium awal, di mana penyakit ini terbatas pada ovarium, kemungkinan besar lebih berhasil diobati.”
Tanda dan gejala kanker ovarium mungkin termasuk:
- Perut kembung atau bengkak
- Cepat merasa kenyang saat makan
- Penurunan berat badan
- Ketidaknyamanan di daerah panggul
- Perubahan kebiasaan buang air besar, seperti sembelit
- Sering ingin buang air kecil
- Perut kembung: Terus menerus
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi