Suara.com - Apakah Anda pernah mengalami ereksi yang menyakitkan? Bisa jadi itu merupakan tanda penyakit Petronie. Seperti diketahui, peyronie adalah suatu kondisi yang mempengaruhi sekitar satu dari setiap 200 pria.
Tanda utama penyakit ini adalah penis yang sedikit bengkok saat ereksi. Ini disebabkan oleh jaringan parut fibrosa yang berkembang pada penis yang menyebabkan penis bengkok.
Kebanyakan pria memiliki penis ereksi yang bengkok sampai batas tertentu, tetapi penyakit Peyronie membuat kurva lebih banyak lagi.
Penderita kondisi tersebut akan mengalami kesulitan untuk berhubungan seks, sementara beberapa orang mungkin kesulitan untuk mempertahankan ereksi.
Selain itu, gejalanya bervariasi di antara setiap pasien yang dapat berkembang lebih lambat atau lebih cepat daripada yang lain.
Untuk memperhatikan kondisinya, Anda akan bisa merasakan jaringan parut di bawah kulit penis. Anda juga mungkin merasakan benjolan datar atau jaringan keras.
Menurut NHS, gejala lain termasuk disfungsi ereksi, nyeri penis, dan pemendekan penis.
Biasanya penis melengkung sedikit ke kiri atau kanan saat ereksi.
NHS menambahkan: "Tetapi jika Anda memiliki pembengkokan yang lebih signifikan pada penis Anda, yang dapat menyebabkan Anda sakit atau kesulitan berhubungan seks, temui dokter Anda atau kunjungi klinik pengobatan genitourinari [GUM] setempat.
Baca Juga: Video Diduga Perawat Berebut Tangani Pasien Pria Demi Lihat Alat Kelamin
"Ini kadang-kadang bisa menjadi gejala penyakit Peyronie. Beberapa pria dengan kondisi ini merasakan sakit di penis mereka, sementara yang lain tidak ada. Jika Anda merasa sakit, mungkin akan membaik seiring waktu.
Namun dalam kasus yang parah, lekukan di penis dapat membuat hubungan seks menjadi sulit, menyakitkan atau bahkan tidak mungkin. Penyakit Peyronie juga dapat menyebabkan disfungsi ereksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak