Suara.com - Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi yang memberi tekanan ekstra pada pembuluh darah dan organ vital.
Kondisi tersebut bisa menyebabkan beberapa komplikasi mematikan, termasuk stroke dan serangan jantung. Karena itu, kondisi ini mestinya didiagnosis sejak dini.
Tapi, Anda bisa menurunkan tekanan darah tinggi dengan mengonsumsi lebih banyak seledri. Menurut CEO Blood Pressure UK Katharine Jenner, seledri salah satu sayuran terbaik untuk pasien hipertensi.
Seledri adalah sayuran kaya nitrat, yang diubah dalam tubuh menjadi nitrit dan oksida nitrat. Oksida nitrat ini membantu merilekskan dan melebarkan pembuluh darah yang akan berdampak pada menurunkan tekanan darah.
Selain seledri, buah bit dan sayuran hijau lainnya juga sumber nitrat terbaik untuk penderita tekanan darah tinggi.
"Anda bisa menurunkan tekanan darah tinggi dengan mengonsumsi lebih sedikit garam dan lebih banyak makan buah serta sayuran, olahraga rutin dan menjaga berat badan," kata Katharine Jenner dikutip dari Express.
Hal terpenting bagi orang tekanan darah tinggi adalah gaya hidup. Jadi, makanan yang Anda konsumsi setiap hari menentukan angka tekanan darah Anda.
"Dalam hal ini, buah bit dan seledri kaya akan nitrat yang bisa membantu menurunkan tekanan darah jika mengonsumsinya cukup sering," jelasnya.
Sementara itu, Anda juga bisa menurunkan tekanan darah tinggi dengan mengonsumsi alpukat secara teratur. Karena, alpukat tidak mengandung garam, tetapi mengandung kalium.
Baca Juga: CDC Sebut Ini adalah Waktu untuk Menguji OTG Virus Corona Covid-19
Kalium membantu mengatur jumlah natrium dalam tubuh yang melindungi tubuh dari hipertensi. Buah ini juga mengandung banyak kalsium, magnesium dan vitamin E yang semuanya berkontribusi pada tekanan darah sehat.
Tekanan darah tinggi sering disebut sebagai silent killer, karena gejalanya hanya muncul jika memiliki tekanan darah yang sangat tinggi.
Gejala tekanan darah tinggi yang paling umum termasuk jantung berdebar-debar, terdapat darah pada urine, dan sakit kepala.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh