Balasana membantu mengatur kadar glukosa pada penderita diabetes. Yoga relaksasi ini membantu menormalkan sirkulasi dalam tubuh dan mengurangi stres dan kelelahan. Balasana juga membantu meremajakan sistem saraf pusat, yang dengan lembut meregangkan pinggul, paha, dan pergelangan kaki. Faktor-faktor inilah yang membantu dalam pengelolaan diabetes.
Cara melakukannya, duduk di lantai dengan kedua lutut ditekuk ke belakang. Pastikan untuk meratakan kaki ke lantai. Rentangkan sedikit paha Anda dan duduklah di atas tumit. Dan, cobalah untuk menghembuskan napas dan membungkuk ke depan dari pinggang Anda.
Perut Anda juga harus bertumpu pada paha Anda, dan pastikan untuk menjulurkan punggung Anda. Selanjutnya, regangkan lengan Anda ke depan. Ini akan memperpanjang punggung. Tetap pada pose ini setidaknya selama tiga menit. Nanti perlahan angkat tubuh Anda dan kembali ke posisi semula.
5. Surya Namaskar
Surya Namaskar atau sun salutation adalah asana yang paling efektif untuk mengontrol kadar gula darah. Postur tubuh memungkinkan serangkaian gerakan yang meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh dan meningkatkan produksi insulin.
Pada pose ini, setiap langkah mengalir ke langkah berikutnya dan gerakan tanpa henti dilakukan menghadap matahari terbit.
6. Trikonasana (Pose Segitiga)
Teknik yoga ini sangat membantu dalam pengelolaan diabetes mellitus tipe 2. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada 13 asana yoga, trikonasana adalah salah satu di antaranya yang telah membantu penurunan glukosa secara signifikan dalam tubuh. Perubahan rasio pinggang-pinggul dan tingkat insulin juga dicatat.
Cara melakukannya, berdiri tegak dengan kaki terbuka. Lengkungkan tubuh ke salah satu sisi kaki, sambil meregangkan kaki lainnya sejauh yang Anda bisa. Angkat lengan lainnya pada sudut tegak lurus, dan pastikan tubuh Anda membentuk segitiga.
Baca Juga: Yoga Jadi Alternatif Tenangkan Tubuh dan Pikiran Saat Pandemi Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI