Suara.com - Infeksi Menular Seksual (IMS) umumnya terjadi karena ditularkan melalui hubungan seksual. Namun, terkini penyakit tersebut juga bisa ditularkan melalui penerapan gaya hidup yang tidak sehat.
Menurut Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Rohma Triana IMS dapat menyerang siapa saja dari berbagai kalangan usia. Terlebih mereka tak bisa menjaga pola hidup sehat serta selalu berhubungan seksual dengan bergonta-ganti pasangan.
“IMS merupakan penyakit yang sudah sangat tinggi angka nya di Indonesia,” ujar dr. Rohma dalam pernyataannya dalam acara webinar Ngobrol Asik Seri 5 Health Care With Procare ‘Infeksi Menular Seksual’, Rabu (11/11/2020).
Lebih lanjut kata dia, berdasarkan data pada pelayanan Procare dari tahun 2019 disini angka dari segi usia terbanyak memang di rata-rata usia produktif 20-35 tahun. Walaupun di usia remaja, dewasa dan tua juga ada, tetapi tak sebanyak usia produktif.
“Dari data Procare, pasien wanita di usia produktif terbanyak terkena IMS. Sementara, laki-laki hanya beberapa yang terkena infeksi penyakit tersebut. Tentu hal ini sangat mengejutkan, maka dari itu perlu diwaspadai,” jelasnya.
Dia juga menerangkan banyak gejala yang terjadi pada seseorang yang terkena infeksi menular seksual, seperti di antaranya terdapat luka atau kutil di kelamin (bintil merah yang terlihat seperti jerawat). Gejala lainnya juga seperti terdapat cairan yang tidak biasa, lalu saat buang air kecil merasa kesakitan, dan perut bagian bawah terasa nyeri.
“Empat gejala di atas merupakan gejala yang paling umum dialami oleh penderita infeksi menular seksual. Pastikan untuk periksa ke dokter jika mengalami gejala di atas,” beber dr. Rohma.
Sedangkan, dampak IMS bagi penderitanya akan mengalami gangguan kesehatan. Lalu, alat reproduksi bisa mengalami kerusakan. Hal ini mengakibatkan kemandulan. Menyebabkan kebutaan dan pikun.
Dia juga menyarankan untuk menghindari seks bebas dan narkoba. Kemudian, perkuat sistem kekebalan tubuh dengan gaya hidup sehat serta berolahraga dengan rutin agar terhindar penyakit IMS.
Baca Juga: Aurellia JKT48 Lapor Polisi soal Pelecehan Seksual
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun