Memuji kecerdasan, kreativitas, kebaikan, atau selera humornya akan membantunya membangun dan mempertahankan kepercayaan diri anak-anak.
4. Contohkan hubungan yang sehat
Masa remaja kemungkinan akan menjadi masa pertama kalinya anak perempuan terlibat dengan pasangan romantis, jadi sangat penting untuk berbicara tentang hubungan yang sehat.
Namun, mereka tidak hanya membutuhkan nasihat saja, tetapi pembuktian di dalam rumah.
Melihat sang ayah menjadi pasangan yang suportif terhadap keputusan istrinya akan menegaskan kepercayaan anak perempuan.
5. Perhatikan bahasa yang digunakan
Anak perempuan mencari petunjuk kepada ayah mereka tentang bagaimana pria seharusnya berperilaku dalam hubungan.
Berhati-hatilah dalam menggunakan bahasa yang cenderung merendahkan perempuan. Beri tahu seorang anak bahwa perempuan sama cerdas, keren, dan cakapnya seperti laki-laki.
Ini juga menetapkan strandar seperti apa pria yang dia harapkan nanti di dalam hidupnya dan bagaimana seharusnya pria berperilaku kepadanya.
Baca Juga: Hari Ayah Nasional, Benarkah Ayah Lebih Sayang Anak Perempuan?
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi