Suara.com - Ibarat pepatah, madu di tangan kanan dan racun di tangan kiri, keduanya merupakan hal yang berlawanan. Namun madu malah bisa berubah jadi racun jika dicampur dengan air panas.
Melansir Medicalxpress, madu sendiri tinggi antioksidan seperti asam fenolik dan flavonoid yang dapat mendukung kesehatan yang lebih baik.
Penelitian kecil pada manusia menunjukkan bahwa antioksidan madu dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol baik yang dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung
Sayangnya menurut Healthshots, madu bisa jadi racun saat dicampur air panas. Hal ini disebabkan karena madu sendiri tidak boleh dihangatkan, dimasak, atau dipanaskan dalam kondisi apapun.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal AYU menemukan bahwa madu pada suhu 140 derajat akan berubah menjadi racun.
Saat Anda mencampurkan madu dalam susu atau air panas, madu menjadi panas dan berubah menjadi racun.
Selain itu, peneliti juga menyatakan bahwa madu mengandung gula alami yang apabila dipanaskan akan melepaskan 5-hydroxymethylfurfural atau HMF yang diyakini bersifat karsinogenik. Zat karsiogenik yang dapat menyebabkan pertumbuhan sel kanker.
Selain itu, Anda juga tak boleh mengonsumsi madu terlalu banyak karena mengandung tinggi gula.
Oleh karena itu, cara terbaik mengonsumsi madu adalah dengan cara konsumsi tanpa campuran air panas. Anda dapat mengonsumsi satu sendok teh madu mentah setiap pagi.
Baca Juga: Studi: Konsumsi Makanan Pedas 4 Kali Seminggu Cegah Penyakit Kronis
Sebab, madu memang pada dasarnya bisa sangat baik untuk kesehatan jika dikonsumsi dengan cara yang benar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?