Suara.com - Beberapa waktu lalu Zaskia Sungkar sempat mengeluhkan sakit di perutnya hingga ia harus diperiksakan ke rumah sakit.
"Kemarin aku sempat ke dokter gitu, padahal sebenarnya itu belum waktunya untuk periksa. Aku bilang, sakit banget ini sudah hari kelima Masha Allah," kata Zaskia dalam tayangan video di kanal YouTube The Sungkar Family.
Setelah diperiksa, dokter mengatakan bahwa pergerakan usus Zaskia lambat. Jadi, ia direkomendasikan untuk selalu beraktivitas.
"Kata dokter nggak papa karena ususku bergerak lambat. Ususnya jadi males jadi aku harus banyak gerak," sambungnya.
Menurut Hello Sehat, usus yang bergerak lambat adalah tanda dari sindrom usus malas. Penderita sindrom ini memiliki usus yang bekerja secara lambat dalam memindahkan makanan.
Umumnya, setiap kali makan saraf di saluran pencernaan akan mengirim sinyal ke otot-otot saluran cerna untuk melakukan gerak peristaltik, gerakan otot yang berkontraksi untuk mendorong makanan sepanjang saluran pencernaan, agar makanan berpindah.
Tetapi pada penderita sindrom ini, gerak peristaltik terblokir sehingga gerakan otot usus menjadi lemah dan lambat.
Akibatnya, makanan tidak dapat dipecah secara sempurna. Timbunan makanan yang tidak tercerna ini akan mengeras dan memicu sembelit.
Penyebab utama dari sindrom usus malas adalah kurangnya asupan makanan berserat dalam waktu lama.
Baca Juga: Waspada, Depresi Dibarengi Diare Bisa Jadi Tanda Radang Usus di Masa Depan
Pada kasus Zaskia Sungkar, dokter menganjurkannya untuk berenang dan sejumlah obat agar tidak merasa kesakitan lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik