Suara.com - Aktris Hollywood Kate Hudson mengaku menerapkan gaya pengasuhan yang ketat kepada ketiga anaknya. Pola itu sempat membuat keluarganya kaget lantaran tak menyangka bintang film The Skeleton Key itu akan bersikap tegas dengan anak-anaknya, terutama urusan tata krama.
"Pola asuh saya mengejutkan seluruh keluarga ketika saya menjadi seorang ibu. Saya ketat dalam aturan tertentu yang saya buat. Saya tidak bernegosiasi dengan anak-anak tentang hal-hal tertentu," kata Hudson kepada Majalah People.
Menurutnya, gaya pengasuhan itu terbukti bermanfaat. Ia menerapkan standar yang ditegas di rumahnya tanpa perlu negosiasi aturan dengan anaknya. Bagi Hudson, orangtua perlu membuat batasan yang masuk akal dan mencontohkannya sehingga anak bisa ikut melakukan.
"Saat aku bilang tidak, sudah selesai," ujarnya.
satu hal yang paling tidak bisa ia toleransi adalah jika anak-anaknya berbohong.
"Saya tidak memiliki toleransi untuk berbohong. Baik kebohongan kecil atau yang besar," ujarnya.
Walau begitu, ia tetap memastikan anak-anaknya memiliki ruang untuk bereksperesi dan melakukan kesalahan. Berbicara tentang gaya pengasuhan orangtua lain, Kate Hudson enggan membandingkannya dengan ibu dan ayah lain.
"Kita semua harus memiliki pikiran terbuka dan merasa nyaman dengan apa yang kita lakukan dan membiarkan orang lain hidup dengan cara yang mereka inginkan," kata Hudson.
Aktris berusia 41 tahun itu telah dikaruniai tiga orang anak. Paling bungsu adalah Rani Rose, baru berusia 2 tahun, merupakan anak dari pacarnya Danny Fujikawa. Dia juga memiliki putra Bingham Hawn, 9 tahun, dan Ryder Russell, 16 tahun, dari hubungan sebelumnya.
Baca Juga: Pola Asuh Kate Middleton Tuai Pujian, Memang Apa Sih yang Kate Terapkan?
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?