Suara.com - Aktris cantik Marshanda sedang menjadi sorotan setelah mengunggah foto yang memperlihatkan dirinya sedang mengenakan bikini di pinggir pantai, Jumat (27/11/2020).
Selain memuji penampilannya, warganet juga menunjuk stretch mark yang berada di perut perempuan 31 tahun tersebut.
"Seneng lihat perutnya. Bukti nyata sudah menjadi ibu," ujar @owner_momoidea.
"Kirain kalo artis nggak ada strech marknya. Ternyata sama aja," sahut yang lain.
Stretch mark merupakan guratan yang muncul di perut, payudara, pinggul, bokong, dan paha. Guratan ini tidak berbahaya, namun memang dapat mengganggu penampilan.
Berdasarkan WebMD, stretch mark terjadi ketika tubuh berkembang dengan cepat karena berbagai alasan. Hal ini akan menyebabkan peregangan yang pada akhirnya memunculkan garis.
Jika kulit tidak memiliki cukup kolagen, protein yang membuat kulit lebih elastis, risiko munculnya bekas luka semakin meningkat.
Ada beberapa alasan stretch mark bisa muncul, antara lain:
- Penambahan berat badan yang cepat (baik pada laki-laki maupun perempuan).
- Pertumbuhan masa kanak-kanak meningkat selama masa pubertas. Jadi, pastikan anak tahu bahwa ini normal dan akan memudar seiring bertambahnya usia.
- Kehamilan akibat kulit meregang dan lonjakan hormon yang melemahkan serat kulit. Ini bisa memudar saat berat badan turun setelah bayi lahir.
- Operasi implan payudara.
- Jumlah steroid yang tinggi, baik dari obat atau penyakit seperti sindrom cushing.
- Sindrom Marfan, penyakit genetik yang melemahkan serat kulit dan menyebabkan pertumbuhan yang tidak biasa.
- Sindrom Ehlers Danlos (EDS), sekelompok kondisi yang diakibatkan oleh perubahan genetik menjadi kolagen, protein dalam tubuh.
Baca Juga: Dialami Shafa Harris, Ini Penyebab dan Cara Mengatasi Stretch Mark
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?