Suara.com - Banyak perempuan kerap merasa terangsang beberapa har sebelum menstruasi. Mereka seolah ingin melakukan hubungan seksual lebih tinggi dari biasanya.
Kondisi ini membuat beberapa perempuan mungkin bertanya-tanya, normalkah hal itu? Dilansir dari Healthshots, merasa terangsang secara seksual pada hari-hari menjelang menstruasi adalah hal yang wajar.
Faktanya, sejumlah penelitian menemukan peningkatan hasrat seksual menjelang masa ovulasi. Sayangnya, hanya ada sedikit penelitian tentang seberapa banyak orang yang merasakan lonjakan libido sebelum menstruasi. Ketahuilah bahwa Anda pasti tidak sendirian.
Lalu, mengapa ini terjadi? Sejujurnya, tidak ada yang benar-benar tahu - tetapi ada banyak teori.
Hormon dianggap memainkan peran besar. Kadar estrogen dan testosteron Anda meningkat selama ovulasi, berpotensi memicu peningkatan libido.
Menurut para ahli, konsep ini sangat masuk akal. Ovulasi adalah masa kesuburan tinggi, dan tubuh kita secara biologis terikat untuk berkembang biak.
Tapi, karena beberapa orang merasa terangsang sebelum menstruasi, itu bukan satu-satunya teori. Ada juga faktor lainnya. Salah satunya penurunan risiko kehamilan sebelum menstruasi
Kemungkinan tertinggi untuk hamil berasal dari melakukan hubungan seks vaginal satu hingga dua hari sebelum ovulasi. Karena itu, melakukan hubungan seks penetrasi pada hari-hari sebelum menstruasi mengurangi risiko kehamilan sedikit banyak.
Mengetahui hal ini dapat mendorong orang untuk merasa lebih horny. Namun, penting untuk diingat bahwa hamil saat ini masih memungkinkan. Lakukan pencegahan, jika perlu.
Baca Juga: Insecure karena Sering Kentut saat Menstruasi? Coba Lakukan Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya