Suara.com - Gejala kanker paru-paru cenderung muncul ketika penyakit telah berkembang atau sudah menyebar ke bagian tubuh lainnya.
Padahal gejala kanker paru-paru yang terdiagnosis lebih awal bisa membantu pengobatan lebih efektif. Karena itu, orang dengan risiko kanker paru-paru perlu memperhatikan gejalanya lebih dini.
Umumnya, kanker paru-paru bisa memengaruhi berbagai fungsi tubuh. Salah satu bagian tubuh yang terpengaruh dan mungkin itu tanda kanker paru-paru adalah tawa Anda.
Menurut American Cancer Society dilansir dari Express, nyeri dada yang sering memburuk saat tertawa adalah gejala umum kanker paru-paru.
Nyeri dada bisa mengindikasikan penyumbatan di paru-paru, seperti penumpukan cairan, pembesaran kelenjar getah bening dan tumor.
Nyeri dada juga bisa lebih buruk saat menarik napas dalam dan batuk. Adapun gejala umum kanker paru-paru yang bisa Anda amati, antara lain:
- Batuk yang tidak kunjung sembuh dan makin parah
- Batuk darah atau dahak berwarna karat
- Suara serak
- Kehilangan selera makan
- Penurunan berat badan yang tak bisa dijelaskan
- Sesak napas
- Merasa lelah atau lemah
- Infeksi sepetti bronkitis dan pneumonia yang tak kunjung sembuh
- Mengi
Jika kanker paru-paru menyebar ke bagian tubuh lain, Anda bisa mengalami gejala yang berbeda seperti, nyeri tulang, perubahan sistem saraf, kulit, dan mata menguning serta pembengkakan kelenjar getah bening.
Tapi, banyak dari tanda kanker paru-paru di atas juga berkaitan dengan kondisi medis lain. Cancer Research UK menyarankan untuk mendeteksi gejala kanker paru-paru lebih awal agar mudah diobati.
Baca Juga: Teh Oolong Bisa Netralkan Virus Corona? Begini Kata Penelitian di Jepang
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien