Suara.com - Kanker paru-paru terjadi ketika sel-sel abnormal di paru-paru mulai tumbuh di luar kendali. Umumnya, tahap awal kanker paru-paru tidak menimbulkan gejala.
Tapi, gejala akan muncul ketika kanker paru-paru telah menyebar ke bagian tubuh lain. Salah satu gejala kanker paru-paru yang kurang umum termasuk finger clubbing.
"Finger clubbing adalah gejala yang kurang umum dari kanker paru-paru, tapi juga termasuk tanda dari banyak kondisi yang berbeda," kata Amy Hirst, petugas informasi kesehatan Cancer Research UK dikutip dari Express.
Amy Hirst menjelaskan bahwa finger clubbing adalah perubahan bentuk jari atau kuku dan mulai terlihat bengkak. Jika Anda merasa mengalami finger clubbing atau melihat adanya perubahan lain yang tidak biasa pada kuku atau bagian tubuh lainnya, maka segera komunikasikan dengan dokter.
Cancer Research UK membagi finger clubbing menjadi tiga perubahan spesifik, termasuk:
- Pangkal kuku menjadi lembut dan kulit di sebelah bantalan kuku menjadi berkilau
- Kuku melengkung lebih dari biasanya jika dilihat dari samping
- Ujung-ujung jari yang membesar
- Finger clubbing juga disebabkan oleh pengumpulan cairan di jaringan lunak pada ujung jari
"Kondisi ini disebabkan oleh lebih banyak darah yang mengalir ke daerah itu daripada biasanya. Tapi, kami tidak sepenuhnya mengerti penyebab terjadinya kondisi ini," jelasnya.
Namun, Amy Hirst juga menambahkan bahwa gejala kanker paru-paru bisa berbeda dari orang ke orang. Karena itu, penting untuk memeriksakan masalah kesehatan apapun yang tidak biasa atau belum hilang.
"Apakah itu batuk terus-menerus, sesak napas atau nyeri dada. Jika ada sesuatu yang tidak beres, konsultasikan dan bicarakan dengan dokter Anda," jelasnya.
Tanda-tanda lain kanker paru-paru yang kurang umum, antara lain:
Baca Juga: Studi Oxford: Orang Tak akan Terinfeksi Virus Corona Ulang dalam 6 Bulan
- Kesulitan menelan atau nyeri saat menelan
- Mengi
- Suara parau
- Pembengkakan wajah atau leher
- Nyeri dada atau bahu terus-menerus
Menurut NHS, jenis perawatan yang Anda terima untuk kanker paru-paru bergantung pada beberapa faktor, termasuk jenis kanker paru-paru yang Anda miliki, ukuran dan posisi kanker, tingkat keparahan kanker paru-paru dan kesehatan secara keseluruhan.
Adapun pilihan pengobatan yang paling umum termasuk pembedahan, radioterapi, kemoterapi dan imunoterapi.
Berita Terkait
-
Bikin Video Berakhir Insiden Berdarah, Cinta Laura Dilarikan ke Rumah Sakit
-
Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas
-
Polisi Uji Helm dan Botol Air Keras di Kasus Andrie Yunus, Cari Sidik Jari Pelaku
-
Habis Isu Meninggal, Kini Viral Video Benjamin Netanyahu Punya 6 Jari
-
Scroll, Klik, Ngiler! Cara Menyiksa Diri di Aplikasi Makanan saat Ramadan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?