Suara.com - Pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh tetap harus dipantau oleh tenaga medis. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Tim Advokasi dan Hubungan Eksternal Tim Mitigasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr. Ulul Albab Sp.OG.
Kata dokter Ulul, bahkan ketika seorang penyintas dua kali mendapatkan hasil tes swab negatif, ia tetap harus menjalani isolasi mandiri selama 14 hari.
"Pemantauan pasca-Covid-19, kita dua minggu tetap melakukan isolasi. Pemantauan tetap dilakukan untuk mengecek apakah ada gejala ikutan dari covid-19," kata Ulul dalam perbincangan secara virtual dengan media, Sabtu (5/12/2020) kemarin.
Sebagai penyintas, dokter Ulul mengatakan dirinya masih kerap mengalami gejala batuk walau telah dinyatakan sembuh dari Covid-19. Ia juga masih diberikan obat-obatan untuk mengatasi gejala pasca sakitnya.
Terlebih, dokter spesialis kandungan itu memiliki komorbid berupa hipertensi serta masalah berat badan berlebih.
"Obat-obatan masih diberikan. Minggu pertama pemantauan, saya masih dikasih obat pengentalan darah dan masih diberikan beberapa vit. Sampai sekarang saya masih, selain olahraga teratur dan pola makan berubah," tuturnya.
Menurut dokter Ulul, pemantauan harus dilakukan untuk mengantisipasi adanya gejala pasca-sakit atau sequelae. Namun tentu saja, tidak semua penyintas Covid-19 akan mengalami hal tersebut.
Pada beberapa kasus tertentu, kata dokter Ulul, pasien bisa saja tidak lagi mengalami gejala apa pun, tetapi hasil tes swab masih menunjukan positif virus corona.
"Sequelae pasca-perawatan biasanya masih ada selama dua sampai tiga bulan setelah dinyatakan sembuh," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga