Suara.com - Bagi beberapa perempuan, memiliki payudara besar dianggap sebagai keberuntungan karena membuat penampilan mereka terlihat seksi.
Tapi, wanita-wanita ini tidak menganggapnya demikian, justru sebaliknya.
Amber Roach, gadis berusia 20 tahun ini melakukan crowdfunding untuk operasi pengecilan payudara, yang mana berukuran 34J.
Karena ukurannya, ia sering menjatuhkan gelas orang sing saat berpapasan dengan Roach.
Mahasiswa hukum Leeds, dari Watford, Herts, ini juga mengaku bahwa ia sering menjatuhkan barang di toko yang sempit.
"Aku tidak bisa pergi ke toko-toko atau butik yang sempit karena aku akan menjatuhkan barang-barang dari rak. Ini sampai pada tahap aku harus memegangi payudaraku saat melewati orang-orang," tuturnya, dilansir The Sun.
Roach mengatakan bahwa payudara yang dimilikinya seolah menghancurkan hidupnya.
Tidak jauh berbeda, wanita lain bernama Meg Lewis mengatakan hal pertama yang dilihat orang lain saat ia mengenakan kaos ketat adalah payudaranya.
"Pria selalu tertarik padaku karena payudaraku," tutur Lewis. Namun di balik ini, Lewis mengaku kesakitan dan sedih.
Baca Juga: Ukuran Payudara Terlalu Besar, Model Ini Habis Rp 28 Juta demi Permak Baju
Ukuran payudara Lewis adalah 36L, dan pada usia 9 tahun, wanita yang tinggal di Coventry, Inggris, ini sudah memiliki payudara berukuran C.
"Payudaraku terus tumbuh dan tidak berhenti sejak itu. Bahkan jika aku menurunkan berat badan, payudaraku tampaknya tumbuh secara tak terduga," lanjutnya.
Akibat payudaranya, Lewis menderita sakit punggung kronis sejak berusia 14 tahun. ia didiagnosis menderita fybromalgia.
Namun, Lewis mengakui ia tidak minum obat karena takut ketergantungan. Ia hanya mengonsumsi antidepresan untuk mengatasinya.
Ia pun mencari cara lain, yaitu dengan mengecilkan ukuran dadanya itu. Sayangnya, tiga kali ia berbicara dengan dokter, tiga kali pula ia ditolak.
"Aku berusia 20 tahun saat pertama kali berbicara dengan dokter, dan aku diberi tahu bahwa tubuhku belum selesai tumbuh. Pada usia 26, aku diberitahu untuk menunggu sampai aku hamil karena payudarku akan tumbuh lagi dan membesar."
Pada ketiga kalinya, Lewis harus menjalani program diet terlebih dahulu agar berat badannya turun.
Hingga akhirnya ia pergi ke dokter lain untuk mengecilkan payudaranya. Mengubahnya menjadi ukuran D.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia