Suara.com - Melisha Sidabutar, salah satu peserta Indonesian Idol Spesial Season dikabarkan meninggal dunia karena pembengkakan jantung pada Selasa (8/12/2020) sore.
Kabar duka ini pun mengejutkan penggemar Melisha sekaligus teman-temannya di Indonesia Idol Spesial Season.
Pembengkakan jantung yang dialami oleh Melisha Sidabutar ini juga biasa dikenal sebagai kardiomegali. Sebagian besar penyebab kardiomegali berasal dari gangguan fungsi jantung lainnya.
Bahkan kardiomegali bisa dibilang merupakan komplikasi dari penyakit jantung. Pada sebagian kasus dilansir dari Hello Sehat, ukuran jantung bisa dikembalikan seperti semula.
Tapi, ada pula kasus jantung tidak bisa mengecil atau kembali pada bentuk awalnya. Karena itu, kondisi ini harus segera mendapatkan pertolongan medis.
Selain pertolongan medis, orang dengan pembengkakan jantung juga harus menjauhi semua faktor risikonya. Anda membutuhkan pola hidup sehat untuk menjaga kesehatan jantung.
Anda harus menghindari konsumsi lemak jahat dan perbanyak asupan serat serta lemak tak jenuh. Pastikan pula Anda rutin melakukan olahraga setidaknya 30 menit sehari.
Adapun makanan yang bisa dikonsumsi oleh penderita pembengkakan jantung dilansir dari Alodokter, antara lain:
1. Sayuran dan buah-buahan
Baca Juga: 5 Bahaya Virus Corona Covid-19 Ringan, Apa Saja?
Sayuran dan buah-buahan seperti mentimun, selada, alpukat, seledri, apel, jeruk, dan pisang adalah makanan yang baik bagi penderita pembengkakan jantung. Beberapa buah juga bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah.
2. Daging
Daging yang diolah sendiri, seperti ikan, ayam atau sapi juga baik untuk penderita pembengkakan jantung. Anda harus berhati-hati ketika membeli daging yang dibekukan, karena mungkin sudah ditambahkan garam.
3. Sereal
Sereal seperti oatmeal salah satu makanan sehat bagi penderita pembengkakan jantung. Karena, makanan ini tidak mengandung banyak garam dan tinggi serat. Pilihlah jenis oatmeal yang tawar dan sajikan dengan buah atau kacang-kacangan.
4. Produk olahan susu
Produk olahan susu, seperti yoghurt juga aman dikonsumsi penderita pembengkakan jantung karena mengandung sedikit garam. Tapi, Anda harus berhati-hati membeli produk olahan susu lain seperti keju dan butter.
Pastikan produk susu tersebut mengandung kadar garam rendah atau kurang dari 5 persen. Anda juga harus menghindari garam ketika mengolahnya.
Karena, penderita pembengkakan jantung disarankan membatasi asupan cairan hingga maksimal 1,5 liter per hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi