Suara.com - Menjelang libur panjang akhir tahun, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengingatkan semua warga Indonesia bahwa pandemi belum berakhir.
Sehingga, ia mengimbau agar seluruh lapisan masyarakat mengisi libur Natal dan Tahun Baru 2021 dengan bijak di tengah pandemi. Doni Monardo berharap agar liburan akhir tahun menjadi momentum yang lebih berharga dengan keluarga dan tentunya aman serta nyaman untuk tetap berada di rumah saja.
Hal ini demi meminimalisir acara-acara yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumunan. Sebab, seperti yang diketahui, kegiatan yang dapat memicu terjadinya kerumunan dapat meningkatkan risiko penularan virus corona Covid-19.
"Covid-19 belum akan berakhir, sampai kapan, kita pun belum bisa menemukan jawabannya," ujar Doni Monardo dalam dalam video yang diterima Suara.com, Kamis (10/12/2020).
"Dalam waktu dekat ini kita juga akan menyelenggarakan serangkaian liburan. Libur Natal dan libur Tahun Baru. Satgas Covid-19 mengajak kita semua untuk liburan aman dan nyaman tanpa jalan-jalan, liburan aman tanpa bepergian, liburan aman dan nyaman di rumah," tambahnya.
Di sisi lain, masyarakat tetap harus mematuhi protokol kesehatan. Selain menjaga jarak dan dilarang berkerumun, tetap memakai masker dan cuci tangan menggunakan air yang mengalir dengan sabun perlu senantiasa dilakukan.
Selain untuk menekan risiko penularan Covid-19 dan penambahan kasus, Doni Monardo yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia akan mengalami cuaca ekstrem dalam tiga pekan ke depan, sebagaimana menurut prakiraan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
"Karena kita lihat perkembangan cuaca pada dua tiga minggu yang akan datang, cuaca ekstrem hampir melanda di seluruh wilayah nasional kita sesuai dengan informasi yang disampaikan oleh BMKG," ungkapnya.
Sehingga dalam hal ini, masyarakat diminta untuk mengantisipasi adanya potensi bencana alam yang dapat dipicu oleh faktor cuaca tersebut.
Baca Juga: Hari Ini Tambah Ratusan, Pasien Corona di RSD Wisma Atlet jadi 3.895 Orang
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia