Suara.com - Paru-paru adalah organ utama yang diserang virus corona Covid-19. Karena itu, menjaga kesehatan paru-paru sangat penting dalam menghadapi pandemi virus corona Covid-19.
Latihan pernapasan asana terutama pranayama salah satu langkah yang bisa dilakukan. Beberapa laporan juga mengklaim latihan pernapasan itu bisa mengusir virus dari sistem tubuh Anda.
Dr Rajesh Chawla, konsultan senior pulmonologi dan pengobatan pernapasan, Rumah Sakit Indraprastha Apollo, New Delhi, mengatakan latihan pernapasan di masa pandemi virus corona bisa memberikan manfaat besar.
"Latihan pernapasan tidak terlalu membantu tetapi memberikan manfaat bila seseorang memiliki kadar oksigen yang rendah," jelas Dr Rajesh dikutip dari Times of India.
Jika orang berbaring tengkurap menghadap ke tempat tidur, posisi ini akan membuka banyak area ekstra di paru-paru dan membantu pernapasannya.
Cara terbaik untuk mempraktikan pernapasannya adalah berbaring dalam posisi lateral kiri selama 2 jam, pindah posisi lateral kanan 2 jam dan telentang 2 jam.
Posisi ini bisa dilakukan sekali sehari untuk memudahkan proses pernapasan. Latihan ini sangat dianjurkan bagi pasien positif virus corona Covid-19 yang mengalami sesak napas.
Dr Rajesh memperingatkan bahwa setiap kali seseorang mengalami kekurangan oksigen, mereka tidak boleh melakukan latihan pernapasan berat.
Bagi orang yang positif Covid-19 atau pasien dengan penyakit pernapasan seperti asma, latihan pranayama yang melibatkan pernapasan kuat tidak disarankan.
Baca Juga: WHO Revisi Pedoman Aktivitas Fisik, Begini Aturannya!
Sederhananya, praktik pengendalian pernapasan disarankan untuk menjaga kapasitas dan kesehatan paru-paru. Tapi untuk pasien positif Covid-19, pranayama yang kuat tidak disarankan.
Mereka cukup dengan berjalan-jalan pelan di dalam ruangan dan anulom vilom. Seorang dokter Ayurveda terkemuka menasihati setiap orang yang tiba-tiba ingin mempraktikan pranayama untuk melindungi diri dari virus corona atau ingin pulih lebih cepat untuk menunggu beberapa waktu.
"Kalau sudah rutin melakukan pranayama, tidak apa-apa diteruskan tapi jangan memaksakan diri kalau batuk. Anda tidak perlu terlalu memaksakan tubuh," jelasnya.
Hubungan antara kesehatan paru-paru dan olahraga
Kurangnya aktivitas fisik bisa meningkatkan kortisol tubuh dan bisa menghambat parameter penting dari sistem kekebalan. Aktivitas fisik bisa membuat sel-sel kekebalan kembali bekerja dan memainkan peran sangat penting untuk menjaga tubuh.
Latihan fisik diketahui bisa merangsang sel-sel ini. Journal of Health and Sciences and Sports menyatakan bahwa olahraga bisa meningkatkan sistem kekebalan bawaan dengan olahraga sedang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien