Suara.com - Ginjal memiliki fungsi untuk filtrasi darah, membuang limbah, membantu menyeimbangkan mineral, dan juga menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Oleh karena itu organ ini menjadi salah satu organ penting untuk tubuh secara keseluruhan.
Melasir dari Times of India, orang yang menderita kerusakan ginjal dan orang sehat pun secara umum sebaiknya mengikuti pantangan makanan tertentu. Dalam hal ini, Anda harus membatasi asupan natrium dan kalium hingga 2000 mg per hari. Oleh karena itu, berikut adalah beberapa makanan yang sebaiknya dikontrol untuk kesehatan ginjal, antara lain:
1. Soda Berwarna Gelap
Soda memiliki zat aditif yang mengandung fosfor di mana tak cukup baik untuk kesehatan ginjal. Jenis fosfor ini juga ditemukan dalam garam dan lebih mungkin diserap. Kebanyakan soda hitam mengandung 50-100 mg fosfor dalam porsi 200 ml.
2. Alpukat
Satu cangkir bisa mengandung hingga 727 mg potasium. Oleh karena itu, disarankan untuk menghindari alpukat dalam segala bentuk jika sedang menjalani pola makan untuk kesehatan ginjal. Penting bagi orang dengan kesehatan ginjal yang buruk untuk membatasi asupan alpukat.
3. Makanan Kaleng
Sebagian besar makanan kaleng memiliki jumlah natrium yang tinggi. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengurangi tambahan garam termasuk dalam makanan kaleng.
4. Nasi merah
Baca Juga: Studi: Makanan Tertentu Bisa Pertahankan Kemampuan Kognitif di Masa Tua
Meskipin dikenal sehat, beras merah juga tinggi kalium dan fosfor. Satu cangkir beras merah mengandung 150 mg fosfor dan 154 mg kalium.
5. Jeruk
Jeruk dikenal tinggi kalium. Satu buah jeruk berukuran besar mengandung 333 mg kalium sedangkan satu cangkir jus jeruk dapat mengandung 473 mg kalium. Anggur, apel, dan cranberry bisa menjadi pengganti jeruk yang baik untuk kesehatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh