- Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus didiagnosis mengalami kecemasan berat di persidangan militer Juni 2026.
- Kondisi psikologis tersebut muncul akibat proses penyelesaian kasus yang tidak menentu dan panggilan sebagai saksi.
- Andrie menjalani rawat jalan, asesmen berkala di RSCM, fisioterapi, serta tujuh kali operasi besar.
Suara.com - Wakil Koordinator Eksternal KontraS, Andrie Yunus, mengalami severe anxiety atau kecemasan berat. Kondisi psikologis Andrie diungkapkan Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD).
Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Dimas Bagus Arya, mengatakan pada Juni 2026, tim dokter di muka persidangan militer menyampaikan perkembangan kondisi psikologis Andrie yang didiagnosis mengalami severe anxiety.
"Andri didiagnosis mengalami severe anxiety atau kecemasan berlebih akibat, bukan akibat proses serangan terhadap dirinya, tapi terhadap proses penyelesaian yang tidak menentu, yang waktu itu masih berproses di pengadilan militer dan masih ada upaya-upaya untuk mendatangkan Andri menjadi saksi korban," kata Dimas dalam konferensi pers di kantor KontraS, Jakarta, Kamis (13/8/2026).
Tim dokter psikologi atau tim psikiater di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo secara perlahan terus melakukan asesmen terkait severe anxiety yang dialami Andrie. Meski begitu, Dimas menegaskan pihaknya belum mendapat perkembangan lanjutan.
Dimas menyampaikan kondisi Andrie secara keseluruhan saat ini masih menjalani proses perawatan meskipun sudah tidak di rumah sakit, dengan kata lain menjalani rawat jalan.
"Dia masih mendapatkan asesmen berkala dari tim dokter Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dan masih menjalani terapi fisio, fisioterapi gitu ya, untuk mengembalikan kembali fungsi motoriknya dan juga fungsi gerak tubuhnya supaya dapat beraktivitas dan juga menjalani kegiatan-kegiatan sehari-hari," kata Dimas.
Pasca 156 hari atau bakal genap lima bulan, Andrie secara fisik telah mendapatkan sejumlah penanganan medis untuk pemulihan anggota tubuh yang disiram air keras.
"Kondisinya di awal sudah ada diagnosa dari dokter, 24 persen luka bakar di seluruh bagian tubuh kanan, 44 persen kerusakan di bagian kornea mata kanan. Semua prosesnya sudah dilakukan tindak lanjut oleh kedokteran dalam hal menjalankan operasi besar," kata Dimas.
"Semenjak peristiwa sampai hari ini sudah ada 7 operasi besar dengan klasifikasi, 3 kali operasi mata, 4 kali operasi kulit," sambung Dimas.
Baca Juga: Sidang Banding Kasus Air Keras Andrie Yunus Disorot: Khawatir Pemecatan Batal Bak Tim Mawar
Tag
Berita Terkait
-
Sidang Banding Kasus Air Keras Andrie Yunus Disorot: Khawatir Pemecatan Batal Bak Tim Mawar
-
Jelang HUT ke-81 RI, 81 Pesawat hingga Rafale Bakal Hiasi Langit Istana Merdeka
-
Terharu dan Bangga, Prabowo Sebut TNI-Polri Tak Punya Cita-cita Lain Selain Berbakti
-
Pecat dan Demosi 10 Tahun! Sanksi Dua Polisi Aceh Terkait Narkoba dan Tewasnya Anggota TNI
-
Jelang HUT ke-81 RI, Boni Hargens Optimistis Sinergi Polri, TNI, dan BIN Jaga Keamanan
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
3 Juta KK Sudah Masuk Perlinsos Digital, Pemerintah Uji Sistem di 43 Daerah
-
Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka
-
Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia
-
91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit
-
Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam
-
BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera
-
Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas
-
Arti Penting Berlian bagi Anggun C Sasmi: Bukan Sekadar Aksesori, tapi Self-Reward
-
5 Rekomendasi Sunscreen Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Anti Polusi
-
Sengketa 6,1 Hektare Kencana Bogor Memanas, AJB Dipersoalkan hingga Dugaan Rekayasa Hukum