Suara.com - Banyak perempuan yang lebih khawatir ketika periode menstruasi mereka datang lebih lambat atau sama sekali tidak mengalaminya.
Padahal, menstruasi yang datang lebih awal juga bisa sama mengkhawatirkan. Ada beberapa penyebabnya, mulai dari stres hingga masalah kesehatan seperti sindrom ovarium polikistik (PCOS).
Melansir Insider, berikut 5 alasan manstruasi datang lebih cepat:
1. Stres
Aileen Gariepy, MD, MPH, seorang obgyn di Yale Medicine dan profesor di Yale School of Medicine, menjelaskan bahwa stres dapat mengganggu waktu ovulasi, yang dapat menyebabkan menstruasi terjadi lebih awal atau terlambat.
2. Berat badan turun atau bertambah
Alla Vash-Margita, MD, obgyn di Yale Medicine dan asisten profesor di Yale School of Medicine, mengatakan apabila seorang mengalami fluktuasi berat badan secara drastis, maka dapat mengubah produksi hormon. Hal ini dapat mengubah jadwal menstruasi menjadi lebih awal.
3. Pubertas
Vash-Margita mengungkapkan pubertas merupakan masa transisi alami masa kanak-kanak hingga dewasa. Ada perubahan hormon saat masa ini, termasuk peningkatan produksi hormon seks wanita yang disebut estradiol.
Baca Juga: Nyeri Haid Setiap Bulan, Benarkah Pertanda Ada Kista?
"Saat seseorang mengalami masa pubertas, menstruasi mereka mungkin tidak teratur, yang dapat menyebabkan menstruasi lebih awal atau terlambat," jelasnya.
4. Program KB
Telat mengonsumsi kontrasepsi hormonal gabungan estrogen dan progestin dapat menyebabkan menstruasi datang lebih awal.
"Ini karena kadar progestin yang Anda minum menurun, memicu pendarahan rahim," jelas Gariepy.
5. PCOS
Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS) adalah kelainan hormonal yang mungkin terkait dengan kelebihan kadar hormon pria (testosteron).
Sindrom ini dapat menyebabkan ovulasi menjadi tidak teratur, yang dapat menyebabkan menstruasi terjadi lebih awal atau telat.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga