Suara.com - Apakah rapid test efektif untuk mencegah peningkatan kasus Covic-19 selama libur akhir tahun? Cari tahu lewat webinar berikut ini.
Berdasarkan Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19, warga yang ingin bepergian diwajibkan melakukan rapid test antigen yang juga dikenal sebagai swab antigen.
Peraturan ini menuai reaksi dari sejumlah kalangan. Ada yang mengkritik dengan alasan rapid test antigen tidak efektif, ada juga yang mendukung demi mencegah risiko tertular Covid-19 selama bepergian.
Lalu sebenarnya, efektifkah rapid test antigen untuk mencegah kasus Covid-19 menjelang libur akhir tahun?
Untuk mengetahui jawabannya, Suara.com bekerja sama dengan Satgas Covid-19 mengadakan webinar dengan judul 'Rapid Test Antigen Jadi Syarat Liburan Akhir Tahun, Efektifkah?' dengan sejumlah narasumber.
Dicky Budiman, dari Global Health Security Griffith University Australia bersama dengan Ike Janita Dewi, Ph.D, pengamat pariwisata dari Universitas Sanata Dharma akan membahas topik tersebut.
Webinar akan dilangsungkan pada Rabu, 23 Desember 2020 besok pukul 16.00 WIB.
Anda yang tertarik mengikuti webinar bisa mendaftarkan diri melalui pesan Whatsapp ke nomor 0813 8120 5128.
Webinar juga akan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Suaradotcom.
Baca Juga: Mau Pesta Tahun Baru di Bogor Wajib Punya Surat Rapid Test Antigen
Jangan ketinggalan mengikuti webinar kali ini ya!
Berita Terkait
-
Safe Space Starts With You: Pentingnya Empati Saat Menulis Isu Bullying
-
Heboh! Video Zoom Dosen Papua Kembali Beredar, Warganet Ingatkan Ancaman Hukum Penyebar
-
Tips Memilih Webinar Pengembangan Diri Perempuan Indonesia
-
Marak Perselingkuhan Masih Pakai Seragam, ASN Diingatkan Jangan Rusak Institusi dan Rumah Tangga
-
Tingkatkan Pemahaman Jaminan Sosial, BPJS Ketenagakerjaan dan Perkeso Gelar Webinar Bagi PMI Malaysia
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi