Suara.com - Seorang tenaga kesehatan asal Portugal meninggal dunia dua hari setelah menerima vaksin Covid-19 Pfizer di rumahnya pada malam Tahun Baru, Jumat (1/1/2021).
Nakes bernama Sonia Acevedo berusia 41 tahun tersebut bekerja di bidang pediatri di Institut Onkologi Portugis di Porto.
Putrinya, Vania Figueredo, mengatakan sang ibu mengeluh tidak nyaman di area lengan, tempat di mana ia disuntik vaksin, sebelum meninggal. Selain itu, kondisinya disebut baik-baik saja.
"Dia baik-baik saja. Dia tidak memiliki masalah kesehatan," kata ayah Sonia, Abilo Acevedo, melansir Business Today.
Abilo menambahkan bahwa putrinya itu tidak menunjukkan gejala lain selain merasa ketidaknyamanan di lengan.
"Dia divaksin Covid-19 tetapi dia tidak menunjukkan gejala apa pun. Saya tidak tahu apa yang terjadi. Saya hanya ingin jawaban," sambungnya.
Sonia mendapat vaksin pada 30 Desember, dan rekan yang divaksin di hari yang sama mengatakan mereka belum diberi tahu tentang efek yang tidak dinginkan sebelum mendapatkannya.
Hasil otopsi Sonia, yang keluar pada Rabu (6/1/2021), menunjukkan penyebab kematian wanita tersebut tidak berkaitan dengan vaksin.
"Diberitahukan, tanpa merujuk pada penyebab kematian, yang dilindungi oleh kerahasiaan keadilan, bahwa data hasil otopsi medis yang dilakukan hari ini (5 Januari) tidak menunjukkan adanya hubungan antara kematian dan vaksin," tulis pernyataan dari Kementerian Kehakiman, mengutip The Portugal News.
Baca Juga: Ditribusi 2500 Vaksin Sinovac Sudah Sampai Sampang, Prioritasnya Nakes
Sonia merupakan satu dari 538 pekerja di IPO POrto yang menerima vaksin Covid-19 Pfizer/BioNTech.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi