Menurut Pharmacy Times, gejala awal kekurangan zat besi seringkali tidak jelas dan terkadang tidak diketahui pada awalnya.
Mereka menjelaskan saat tubuh kekurangan zat besi, gejala kekurangan zat besi menjadi lebih jelas. Beberapa pasien mungkin mengalami kondisi pica, yakni keinginan abnormal untuk makan zat seperti es atau yang tidak memiliki nilai gizi.
Pasien yang menunjukkan tanda-tanda anemia defisiensi besi harus didorong untuk melakukan evaluasi medis oleh penyedia layanan kesehatan untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.
Selain itu, pasien yang menunjukkan tanda-tanda anemia dalam kondisi tidak hamil, menyusui, menstruasi atau tidak menjalani diet daging harus konsultasi medis. Karena, anemia mungkin merupakan gejala dari kondisi medis yang lebih serius.
"Orang-orang yang rentan terhadap kekurangan zat besi termasuk mereka yang tidak mengonsumsi zat besi dalam jumlah cukup dari makanannya, seperti orang vegan atau vegetarian," kata Dr Keri Gans.
Meskipun zat besi ditemukan dalam berbagai makanan, seperti sayuran hijau, daging merah dan putih, telur, makanan laut dan kacang-kacangan, tapi banyak orang tidak mengonsumsi produk hewani.
Penelitian telah menunjukkan bahwa Anda bisa meningatkan penyerapan zat besi hanya dengan mengonsumsi jus jeruk dan makanan.
Vitamin C mungkin juga terlibat dalam transfer zat besi ke dalam darah dan memobilisasi dari penyimpanan zat besi. Seperti kebanyakan suplemen, sebaiknya bicarakan dengan profesional kesehatan sebelum memulai suplemen baru.
Baca Juga: Ahli: Seharusnya Tidak Perlu Lagi Ada Gejolak Menolak Vaksin Sinovac
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?