Suara.com - Ketajaman penglihatan memang bisa dibantu dengan kacamata atau lensa kontak. Tapi ada beberapa cara yang bisa dilakukan demi menjaga ketajaman penglihatan Anda.
Melansir dari Insider, berikut beberapa cara alami untuk menjaga ketajaman dan kesehatan mata, antara lain:
1. Cukupi kebutuhan vitamin A
Vitamin A memang dikenal baik untuk kesehatan mata. "Sebagian besar dari kita pernah mendengar bahwa wortel baik untuk mata kita. Alasan utamanya adalah wortel mengandung vitamin A yang tinggi," kata Sunir J. Garg, MD, seorang dokter mata dan profesor oftalmologi di Universitas Thomas Jefferson.
"Mendapatkan cukup vitamin A sangat penting untuk penglihatan Anda karena membantu retina berkomunikasi dengan otak Anda," kata Garg.
Selain wortel beberapa makanan yang kaya vitamin A adalah ubi jalar, labu, keju cottage, dan telur.
2. Berhenti merokok
Asap rokok buruk bagi setiap bagian tubuh termasuk mata. Faktanya, merokok dapat merusak retina dan menyebabkan degenerasi makula yang dapat membuat penglihatan kabur.
"Kami tahu bahwa merokok adalah faktor risiko utama yang dapat dimodifikasi untuk degenerasi makula," kata Garg.
3. Kenakan kacamata hitam
Baca Juga: Tak Cuma Kesehatan Mata, Wortel Juga Baik bagi Kesuburan Pria
Saat Anda keluar rumah di bawah sinar matahari tanpa kacamata hitam, mata Anda bisa terkena sinar ultraviolet (UV) tingkat tinggi. Ini dapat merusak kornea yang merupakan lapisan jaringan bening di atas pupil.
"Paparan sinar matahari yang tinggi juga dapat menyebabkan beberapa orang mengembangkan kanker kulit di kulit halus di sekitar mata dan permukaan mata," kata Garg.
4. Ikuti metode 20-20-20
Melihat layar gawai dalam waktu lama dapat membuat mata Anda lelah. Dalam hal ini, para ahli merekomendasikan untuk menggunakan metode yang disebut aturan 20-20-20 setiap kali Anda mantengin layar.
Metode ini menganjurkan untuk istirahat setiap 20 menit. Selama istrahat alihkan pandangan pada sebuah objek dengan jarak setidaknya 20 kaki (6 meter) dari Anda. Fokus pada objek tersebut setidaknya selama 20 detik sebelum kembali menatap layar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?
-
Rahasia Energi "Anti-Loyo" Anak Aktif: Lebih dari Sekadar Susu, Ini Soal Nutrisi yang Tepat!
-
Sinergi Medis Indonesia - India: Langkah Besar Kurangi Ketergantungan Berobat ke Luar Negeri
-
Maia Estianty Gaungkan Ageing Gracefully, Ajak Dewasa Aktif Waspada Bahaya Cacar Api
-
Kolesterol Tinggi, Risiko Diam-Diam yang Bisa Berujung Stroke dan Serangan Jantung
-
Telapak Kaki Datar pada Anak, Normal atau Perlu Diperiksa?
-
4 Rekomendasi Minuman Diabetes untuk Konsumsi Harian, Mana yang Lebih Aman?
-
Apa Itu Food Genomics, Diet Berbasis DNA yang Lagi Tren