Suara.com - Infeksi virus corona Covid-19 telah menyebabkan kematian di banyak negara. Sejak mewabah pertama kali di Wuhan pada akhir Desember 2019 lalu, virus tersebut telah menyebabkan kematian hampir 2 juta jiwa di seluruh dunia.
Data dihimpun dari situs worldometers.info, hingga Rabu (13/1) pukul 08.04 WIB, jumlah kasus Covid-19 tercatat 91,97 juta infeksi tersebar di 220 negara.
Lebih dari 65,8 juta orang telah dinyatakan sembuh dari infeksi, tetapi 1,98 juta jiwa dinyatakan meninggal dunia setelah terinfeksi Covid-19.
Laporan harian menunjukan ada 15.525 jiwa meninggal dalam satu hari kemarin. Hingga saat ini masih ada 24,2 juta orang di dunia yang masih positif Covid-19.
Selama 24 jam terakhir, kasus positif bertambah 653.024 orang di dunia. Terbanyak kasus positif dilaporkan di Amerika Serikat dengan 213.333 orang terinfeksi dalam satu hari.
AS juga menyumbang angka kematian harian terbanyak di dunia dengan jumlah 4.100 jiwa. Hingga saat ini, jumlah orang di AS yang meninggal akibat Covid-19 telah mencapai 389.440 jiwa.
Selain AS, ada tiga negara lain yang mengalami angka kematian harian di atas seribu. Yakni, Brasil 1.109 jiwa. Negara itu memiliki total kematian akibat Covid-19 terbanyak kedua di dunia, tercatat ada 204.726 jiwa.
Kemudian dua negara lain yang angka kematian hariannya di atas seribu kemarin ada Inggris 1.243 jiwa, dan Jerman 1.106 jiwa. Inggris jadi negara di Eropa yang memiliki korban meninggal tertinggi akibat Covid-19. Jumlahnya mencapai 83.203 jiwa.
Di antara wilayah lain, Eropa jadi benua dengan angka kematian Covid-19 terbanyak di dunia. Dilaporkan 600.303 orang meninggal dunia, tersebar di 47 negara.
Baca Juga: Nakes, Tokoh Agama hingga Pengusaha Disuntik Vaksin Corona Bareng Jokowi
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia