- Pemerintah mengevaluasi program MBG di Istana Kepresidenan Jakarta untuk membenahi penyalahgunaan tata kelola selama satu bulan.
- Menteri Koordinator Bidang Pangan akan melaporkan hasil perbaikan sistem serta permasalahan operasional dapur SPPG kepada Presiden Prabowo Subianto.
- Presiden memerintahkan Badan Gizi Nasional mengkaji kembali kecukupan anggaran biaya makan sebesar Rp15.000 bagi setiap penerima manfaat program.
Suara.com - Pemerintah mulai mengevaluasi menyeluruh pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan, berbagai persoalan, termasuk dugaan penyalahgunaan titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), akan dibenahi dalam waktu satu bulan sebelum dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Hal itu disampaikan Zulhas usai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/7/2026). Rapat yang berlangsung hampir empat jam itu membahas dua agenda utama, yakni evaluasi program MBG dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
"Mengenai MBG, (kami) akan menyelesaikan persoalan-persoalan yang selama ini menjadi hambatan atau penyalahgunaan. Kami minta waktu satu bulan, ya satu bulan lagi untuk menyelesaikan, merapikan (tata kelola MBG, red.)," kata Zulhas.
Menurutnya, pemerintah telah memetakan berbagai persoalan yang muncul selama pelaksanaan MBG. Hasil pendalaman tersebut akan menjadi dasar bagi Presiden untuk menentukan langkah perbaikan program.
"Langkah-langkah berikutnya kami akan laporkan (kepada) Bapak Presiden untuk nanti diputuskan, diberi arahan seperti apa keputusan akhirnya. Tetapi kami akan mengkaji lebih, mendalami satu bulan dari hari ini," ujarnya.
Zulhas menyebut sejumlah persoalan yang ditemukan antara lain dugaan penyalahgunaan, banyaknya titik penerima manfaat yang belum memiliki dapur SPPG, hingga dapur yang sudah dibangun tetapi belum beroperasi.
"Satu bulan ini kita akan paparkan ke Bapak Presiden untuk nanti diambil keputusan yang tepat seperti apa seharusnya," ungkap Zulhas.
SPPG merupakan unit yang bertugas mengelola dapur MBG sekaligus mendistribusikan makanan bergizi kepada penerima manfaat, mulai dari siswa sekolah, balita, ibu hamil, hingga ibu menyusui.
Dalam rapat yang sama, Presiden Prabowo juga meminta Badan Gizi Nasional (BGN) mengkaji kembali kecukupan anggaran MBG sebesar Rp15.000 per penerima.
Baca Juga: Cegah Intervensi Politik, KPK Diminta Turun Tangan Awasi Kasus Makan Bergizi Gratis
Saat ini, biaya bahan baku makanan ditetapkan Rp8.000 untuk siswa PAUD hingga kelas III SD dan Rp10.000 bagi siswa kelas IV SD hingga SMA. Di luar itu terdapat biaya operasional Rp3.000 dan biaya fasilitas Rp2.000 untuk setiap porsi.
Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan Presiden meminta seluruh opsi kebijakan dihitung secara menyeluruh sebelum diputuskan.
"Beliau (Presiden, red.) mengatakan: Apakah anggaran Rp15.000 itu sudah cukup? Silakan kaji. Jika memang tidak cukup, berapa angkanya," ujar Agustina. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Sitaan Fantastis di Kasus Korupsi Terbaru, Sejauh Mana Urgensi RUU Perampasan Aset?
-
Banyak Penyalahgunaan! Zulhas Minta Sebulan Bereskan MBG Sebelum Lapor Prabowo
-
Rupiah Betah di Level Rp18.000 per Dolar AS
-
Brutal! Penusuk Pengendara di Fly Over Pasar Tugu Diringkus Setelah 2 Bulan Buron
-
Strategi Dorong UMKM Desa Berkembang Melalui Peran Mantri BRI, Simak Kisah dari Sumatera Utara Ini
-
Mantri BRI di Sumatera Utara Ini Tak Gentar Lumpur dan Sinyal Demi Majukan UMKM Desa
-
Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp2.633.000/Gram
-
Ini Dedikasi Mantri BRI di Sumatera Utara: Menembus Batas Pelosok Demi UMKM Naik Kelas
-
Mengenal Apa Itu Museum Date, Kencan Elegan ala Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi
-
Spanyol Sudah di Final, Siapa Kini Favorit Juara Piala Dunia 2026?