Suara.com - Siapa sangka, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim ternyata memiliki 3 anak yang usianya masih balita.
Praktik ketiganya masih sangat membutuhkan peran seorang ayah di rumah. Lalu bagaimana cara Menteri Nadiem membagi waktu untuk keluarga?
Ternyata lelaki yang akrab disapa Mas Menteri ini punya waktu khusus untuk quality time dan membangun bonding dengan anak-anaknya pada sore hingga malam hari.
Setiap hari jam 6 sore hingga jam 8 malam, Nadiem selalu menyediakan waktu khusus untuk anak-anaknya.
Di periode waktu tersebut, mantan bos Gojek Indonesia itu tidak ingin diganggu oleh siapapun, kecuali Presiden Joko Widodo.
"Saya melakukan scheduling (penjadwalan) yang kreatif, untuk bisa memastikan semua meeting saya tepat waktu. Tetapi saya masih bisa jam 6 sampai jam 8 (malam), itu satu-satunya orang yang bisa kontak saya adalah Pak Presiden, yang boleh ganggu saya," ujar Nadiem saat berdiskusi di IG Live UNICEF Indonesia, Jumat (15/1/2021).
Di periode waktu tersebut, menteri lulusan Harvard University itu akan memaksimalkan quality time bersama anak.
Ia akan melakukan berbagai kegiatan bersama anak dimulai dengan makan malam, bermain hingga melakukan kegiatan lainnya.
"Jam 6 itu makan malam dengan anak, sampai baca buku dengan anak, keringin rambut sama anak, sampai nidurin anak, baca buku sambil minum susu," ungkapnya.
Baca Juga: Tantangan Kemdikbud Memajukan Pendidikan Indonesia
Pilihan itu ia ambil karena bagi Nadiem, prioritas pertamanya adalah perannya sebagai ayah untuk anak-anaknya, dilanjut prioritas selanjutnya sebagai Mendikbud.
Sehingga ia merasa apabila perannya sebagai ayah tidak bisa dijalankan dengan baik, maka tugas dan tanggung jawabnya sebagai Mendikbud juga tidak akan bisa dilaksanakan dengan baik, alias berantakan.
"Peran saya sebagai ayah dulu yang diutamakan, karena kalau pekerjaan saya lebih dulu yang dikerjakan, lalu menelantarkan anak saya, saya pasti akan selalu guilty (bersalah) dan tidak akan efektif sebagai menteri," jelasnya.
"Jadi saya memastikan kebutuhan anak-anak saya dulu, yang saya cover," pungkas Nadiem.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin