Suara.com - Delima atau Punica granatum dianggap sebagai salah satu superfood karena kaya akan vitamin, mineral, dan senyawa berkhasiat lainnya. Kini, tak hanya dikonsumsi langsung, Anda juga bisa mengonsumsinya lewat teh delima.
Teh delima dibuat dari biji delima yang dihancurkan, bunga delima yang dikeringkan, atau dengan menambahkan konsentrat jus delima ke dalam teh.
Dikutip dari WebMD, dua senyawa yang ada dalam biji delima, yaitu punicalagins dan asam punicic, merupakan antioksidan yang sangat kuat. Satu studi menemukan punicalagins memiliki kandungan antioksidan tiga kali lipat dari anggur merah dan teh hijau. Tak heran, teh delima menjanjikan sederet manfaat kesehatan jika dikonsumsi teratur. Berikut beberapa di antaranya.
1. Antiinflamasi
Peradangan kronis dianggap sebagai penyebab bagi banyak penyakit serius, termasuk diabetes, kanker, dan penyakit jantung. Punicalagins dalam buah delima telah terbukti memiliki sifat anti-inflamasi.
Dalam penelitian yang menggunakan tabung reaksi, punicalagins dalam buah delima terbukti mengurangi aktivitas peradangan di saluran pencernaan, serta pada sel kanker payudara dan kanker usus besar.
2. Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah penyebab utama serangan jantung dan stroke. Komponen antiinflamasi dari jus dan biji delima telah terbukti mengurangi hipertensi.
Dalam sebuah penelitian, penderita hipertensi mengalami penurunan tekanan darah yang signifikan setelah mengonsumsi lima ons jus delima setiap hari selama dua minggu.
3. Mendukung Kesehatan Jantung
Asam punicic dalam buah delima mungkin memiliki beberapa efek menguntungkan pada jantung, dan juga dapat membantu mencegah penyakit jantung.
Satu studi empat minggu diikuti 51 orang dengan kadar trigliserida tinggi yang mengonsumsi 800 mg minyak biji delima per hari. Di akhir penelitian, mereka menunjukkan penurunan kadar trigliserida secara signifikan.
Baca Juga: Cegah Penuaan Dini dengan Skincare yang mengandung Buah Delima
Dalam penelitian pada manusia dan hewan, jus delima telah terbukti menjaga partikel LDL - atau kolesterol jahat - dari pengoksidasi, yang merupakan faktor penyebab penyakit jantung.
Penelitian juga menunjukkan bahwa jus delima dapat menurunkan tekanan darah tinggi, faktor utama penyebab penyakit jantung.
Cara Membuat Teh Delima
Untuk membuat teh delima di rumah, Anda bisa menggunakan resep sederhana berikut ini:
- Masukkan 3 cangkir biji delima ke dalam blender
- Tambahkan 1/2 cangkir gula dan aduk rata - pertimbangkan untuk menguranginya untuk membuatnya lebih sehat
- Saring jus ke dalam wadah untuk disimpan
- Campurkan 1/4 cangkir jus delima dengan 3/4 cangkir air mendidih
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?