Suara.com - Tekanan darah tinggi bisa dipicu hingga dikendalikan oleh berbagai makanan. Oleh karenanya, menurunkan tekanan darah tinggi juga sering kali terkait dengan makanan yang Anda konsumsi.
Melansir dari Express, dua buah merah ceri dan delima disebut bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi, antara lain:
Buah Delima
Mengonsumsi buah delima atau jus buah delima saat pagi bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Tim peneliti di Universitas Sheffield Hallam menemukan bahwa jus delima dapat menurunkan tekanan darah.
Melalui studi acak terkontrol, mereka meninjau 51 orang dewasa berusia antara 30 hingga 50 tahun. Dalam penelitian ini para peserta mengonsumsi 330ml / hari jus delima selama empat minggu.
Hasilnya, para peneliti menemukan bahwa ada penurunan tekanan darah sistosik dan diastolik secara signifikan. Pengukuran tekanan darah sistolik rata-rata turun sebesar 3,14 mmHg, sedangkan pengukuran tekanan darah diastolik turun sekitar 2,33 mmHg.
Dengan demikian, para peneliti menyimpulkan bahwa jus delima memiliki manfaat untuk menurunkan tekanan darah.
Melansir dari Cardiex, delima sangat tinggi fitonutrien, punicalagins, dan antioksidan. Semua kandungan tersebut secara umum sangat baik bagi kesehatan.
Baca Juga: Turunkan Tekanan Darah Tinggi, Konsumsi Sayuran Ini Setiap Hari!
Buah ceri kaya akan antioksidan yang bermanfaat bagi pasien hipertensi atau tekanan darah darah tinggi.
"Antioksidan yang juga terdapat dalam buah ceri ini dikenal dengan polifenol yang dapat membantu melebarkan pembuluh darah dan meningkatkan elastisitas udara," kata ahli nutrisi, Dr. Sarah Brewer.
Hanya 60ml jus asam ceri dapat menurunkan tekanan darah sistolik sebanyak 7mmHg. Efeknya juga sangat cepat.
Tekanan darah mungkin mulai berkurang dalam satu jam setelah minum jus ceri dan kestabilan tekanan darah bisa bertahan hingga delapan jam.
"Jus ceri adalah salah satu solusi alami paling efektif untuk tekanan darah tinggi, jus ceri sama efektifnya dalam menurunkan tekanan darah seperti halnya beberapa obat hipertensi," imbuhnya.
Umumnya tekanan darah normal berkisar antara 90/60mmHg hingga 120/80mmHg. Oleh kerena itu, angka 140/90mmHg atau lebih dianggap sebagai tekanan darah tinggi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik