Suara.com - Baik daunnya hingga buahnya, pepaya memang kaya akan nutrisi. Buah tropis yang satu ini disebut memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan secara keseluruhan.
Melansir dari Healthsots, sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Cancer Epidemiology, Prevention & Biomarkers menunjukkan bahwa asupan beta-karoten antioksidan yang ditemukan dalam pepaya menurunkan risiko kanker. Sementara menurut jurnal Molecular Nutrition & Food Research, jumlah enzim papain dan chymopapain yang ada dalam buah pepaya bermanfaat dalam mengurangi peradangan.
Lebih lengkapnya, berikut beberapa manfaat pepaya untuk kesehatan, antara lain:
1. Mengatur sistem pencernaan
Pepaya mengandung dua enzim proteolitik, papain dan chymopapain yang meningkatkan fungsi pencernaan. Enzim ini membantu memecah dan mencerna protein. Dengan demikian, buah pepaya dikenal sebagai alat bantu pencernaan yang kuat.
2. Meningkatkan kesehatan jantung
Pepaya adalah pembangkit tenaga vitamin dan mineral yang mendukung fungsi sistem kardiovaskular. Buah ini juga membantu mengurangi risiko serangan jantung. Kandungan serat, kalium, dan vitaminnya juga meningkatkan kesehatan jantung.
3. Anti Kanker
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pepaya memiliki sifat anti kanker yang dapat melindungi dari berbagai jenis kanker termasuk serviks, payudara, hati, paru-paru, dan pankreas. Pepaya kaya akan antioksidan seperti likopen, beta-karoten, dan karotenoid, buah ini bekerja mengurangi kerusakan akibat radikal bebas di dalam tubuh.
Baca Juga: Mudah dan Murah, Begini Tips Olah Makanan Sehat
4. Membantu menurunkan berat badan
Buah rendah kalori ini sangat baik untuk menurunkan berat badan. Jika Anda mencari makanan untuk ditambahkan ke dalam program diet Anda, maka pepaya bisa jadi solusinya. Buah ini hanya mengandung 43 kalori.
5. Baik untuk kulit
Pepaya dapat membuat kulit Anda bersinar karena membantu mengangkat sel-sel mati. Belum lagi, kandungan betakaroten yang melimpah dalam buah ini membantu mencerahkan warna kulit. Ini juga dapat menjaga kulit Anda tetap terhidrasi dan Anda dapat menggunakannya untuk merawat tumit pecah-pecah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?