Suara.com - Virus corona Covid-19 memang bisa menyerang siapa saja. Bahkan dengan varian baru, anak-anak juga lebih mudah terinfeksi.
Meskipun begitu, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), ada orang yang berisiko tinggi terkena penyakit parah akibat Covid-19. Melansir dari Eat This, berikut beberapa kelompok orang yang paling mungkin mengalami penyakit parah hingga meninggal, antara lain:
1. Orang Obesitas
Orang yang mengalami obesitas berisiko lebih tinggi untuk terkena Covid-19. Oleh karena itu, Anda perlu mengikuti pedoman diet dan olahraga sesuai petunjuk sambil mempertahankan tindakan pencegahan jarak sosial dan beri tahu penyedia layanan kesehatan Anda secepatnya jika Anda merasa sakit.
2. Orang Dengan Penyakit Ginjal Kronis
Menurut CDC, memiliki penyakit ginjal kronis pada tahap apapun meningkatkan risiko Covid-19 parah. Jika Anda menderita masalah ginjal kronis, CDC merekomendasikan untuk melanjutkan pengobatan dan lakukan pola makan seperti yang direkomendasikan. Jika Anda menjalani dialisis, pertahankan perawatan Anda.
3. Orang Dengan Kanker
Orang dengan kanker harus berbicara dengan penyedia layanan kesehatan atau tim perawatan Anda untuk mendiskusikan tingkat risiko individu berdasarkan kondisi, pengobatan, dan tingkat penularan Covid-19 di sekitar Anda.
"Miliki persediaan obat selama 30 hari dan jangan hentikan atau ubah rejimen pengobatan Anda tanpa berbicara dengan penyedia layanan kesehatan Anda," saran CDC.
Baca Juga: Kini, Lansia juga Boleh Divaksin Sinovac Covid 19
4. Orang dengan Kondisi Jantung
Menurut CDC, memiliki penyakit arteri koroner, gagal jantung, kardiomiopati atau hipertensi paru meningkatkan risiko Covid-19 parah. "Minumlah obat Anda sesuai resep, simpan persediaan obat selama 30 hari, dan konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan Anda jika Anda memiliki pertanyaan atau merasa sakit," catat CDC
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang