Suara.com - Suntikan vaksin Oxford/AstraZeneca mampu memberikan perlindungan terhadap infeksi virus corona Covid-19 ringan hingga sedang. Tapi, para ahli khawatir tentang tingkat efektivitas vaksin dengan varian baru virus corona Covid-19 di Afrika Selatan.
Karena, cara vaksin mengenali dan merespons gejala virus corona Covid-19 sangat penting untuk menghentikan penyebaran dan mengurangi lamanya waktu perawatan medis di rumah sakit.
Ada beberapa kategori gejala virus corona yang berbeda, karena tingkat keparahannya berkisar dari ringan hingga parah. Beberapa orang mungkin hanya mengalami sedikit gejala dan beberapa lainnya mungkin tidak mengalami gejala apapun.
Menurut Mayo Clinic, beberapa orang mungkin mengalami gejala virus corona Covid-19 Afrika Selatan yang memburuk, seperti sesak napas dan pneumonia. Kondisi ini bisa memburuk dalam 1 minggu setelah gejala dimulai.
Dalam hal ini dilansir dari Express, orang yang lebih tua memiliki risiko tinggi terkena penyakit akibat virus corona Covid-19 dan risiko akan meningkat seiring bertambahnya usia.
Selain itu, orang dengan kondisi medis kronis juga mungkin memiliki risiko penyakit serius yang lebih tinggi. Adapun kondisi medis tertentu yang meningkatkan risiko penyakit serius akibat virus corona Covid-19, termasuk:
- Penyakit jantung
- Kanker
- Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK)
- Diabetes tipe 2
- Obesitas berat
- Penyakit ginjal kronis
- Sistem kekebalan yang melemah akibat transplantasi organ
Jika Anda memiliki gejala utama virus corona Covid-19, lakukan tes medis untuk memeriksa tubuh Anda secepatnya.
Anda dan semua orang yang tinggal satu rumah harus menjalani tes virus corona Covid-19. Pastikan Anda dan keluarga mengisolasi diri di rumah serta tidak menerima tamu sementara waktu.
Anda juga harus menjaga jarak dengan anggota keluarga lain di dalam rumah untuk mencegah penularan, sampai hasil tes virus corona Covid-19 keluar.
Baca Juga: Gejala Virus Corona Tak Umum, Waspadai Lidah Bengkak dan Bisul
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional