Suara.com - Merasa lapar di tengah malam dapat terjadi meski Anda makan cukup di sore harinya. Sebenarnya, ada beberapa faktor yang menyebabkan kondisi ini.
Misalnya, makanan yang dimakan siang harinya, kapan waktu makan, dan seberapa sering Anda makan.
"Begitu banyak faktor yang dapat berperan di sini, tetapi yang paling sering saya ketahui adalah perubahan aktivitas fisik," jelas Jaclyn London, ahli diet dan kepala nutrisi dan kebugaran untuk WW.
Selain itu, makan makanan yang tidak memuaskan juga dapat menyebabkan kelaparan di malam hari. London mengatakan mengonsumsi makanan yang mengandung protein dan serat dapat meningkatkan rasa kenyang dan menjaga tingkat energi sepanjang hari.
Anda mungkin tidak akan memikirkan seberapa sehat camilan yang akan dikonsumsi saat tengah malam sebab lebih menginginkan apa yang akan membuat kenyang.
Dilansir Cnet, berikut dua kelompok makanan yang sebaiknya dikonsumsi saat terbangun di tengah malam:
1. Pilih camilan rendah lemak dan mengandung sedikit karbohidrat serta protein
"Saya akan merekomendasikan memilih camilan yang rendah lemak dan menyediakan beberapa karbohidrat dan protein," ujar London.
Seperti, tambahnya, sereal gandum utuh (tanpa pemanis) dengan susu, yogurt tanpa lemak atau rendah lemak, atau secangkir teh dicampur susu.
Baca Juga: Studi: Paparan Cahaya Buatan di Malam Hari Tingkatkan Risiko Kanker Tiroid
Makan terlalu banyak lemak di tengah malam tidak ideal untuk pencernaan, terutama jika Anda menderita GERD atau mudah mengalami mulas.
2. Hindari makanan yang dapat memicu mulas atau masalah pencernaan
"Bergantung pada toleransi tubuh Anda. Saya menyarankan agar tidak mengonsumsi serat sintetis atau gula yang terlalu tinggi, seringnya ditemukan dalam makanan ringan dan diproses (seperti bar atau pengganti makanan)," jelas London.
Menurutnya, makanan tersebut dapat membuat Anda terjaga dan menganggu tidur karena menyebabkan masalah pencernaan.
"Hal lain yang harus dihindari adalah makanan pedas, makanan berbasis tomat, coklat, peppermint dan jeruk, yang semuanya dapat memicu mulas," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata