Suara.com - Setiap rutinitas olahraga yang sehat harus mencakup latihan peregangan, terutama karena peregangan memberikan manfaat kesehatan. Mulai dari meningkatkan kelenturan hingga mencegah cedera.
Dilansir Insider, berikut beberapa manfaat peregangan sebelum berolahraga:
1. Meningkatkan fleksibilitas
Latihan peregangan dapat meningkatkan kelenturan dan membantu sendi bergerak secara nyaman. Jika jaringan di sekitar sendi tidak fleksibel, otot akan mudah lelah dan kencang, membuat Anda rentan mengalami cedera seperti otot tegang atau ligamen robek.
2. Mempertahankan mobilitas
Peregangan mempertahankan rentang gerak yang diperlukan untuk aktivitas sehari-hari, seperti berjalan, membungkuk, dan untuk kegiatan atletik.
Orang biasanya kehilangan rentang gerak seiring bertambahnya usia yang ditandai dengan postur tubuh membungkuk dan langkah semakin pendek, sehingga sangat penting untuk sering melakukan peregangan.
"Menjaga fleksibiltas dan mobilitas sendi sangat penting agar saat tua nanti bisa tetap aktif," jelas Michael Fredericson, profesor bedah ortopedi di Universitas Stanford.
3. Mencegah cedera
Baca Juga: Rekomendasikan Yoga Sebagai Olahraga Pilihan di Tengah Pandemi
Dahulu, atlet belajar melakukan peregangan statis sebelum latihan untuk menghindari cedera. Tapi, penelitian sekarang juga menunjukkan peregangan dinamis mengendurkan jaringan dan otot lebih efektif sebelum aktivitas fisik.
Misalnya, sebuah studi kecil tahun 2019 menemukan peregangan dinamis dapat membantu mencegah cedera hamstring.
Sementara itu tinjauan pada 2007 menemukan, baik peregangan statis maupun dinamis, selama 15 menit sebelum aktivitas dapat mencegah cedera.
4. Memperbaiki postur tubuh
Latihan fleksibilitas dapat meningkatkan postur, stabilitas, dan keseimbangan.
Studi kecil pada 2016 terhadap remaja usia 15 hingga 17 tahun menemukan peregangan selama 16 minggu memperbaiki postur tubuh dengan mengurangi bahu bungkuk dan kepala ke depan.
5. Meningkatkan kualitas tidur dan meredakan kecemasan
Tidak hanya fisik, peregangan juga bermanfaat bagi kesehatan mental.
Studi kecil pada 2019 menunjukkan peregangan dapat meningkatkan jumlah tidur dan kecemasan setelah melakukannya tiga kali seminggu selama empat bulan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah