Suara.com - Pandemi Covid-19 yang telah berlalu kurang lebih satu tahun membuat banyak fasilitas umum telah dibuka. Namun, Dr. Anthony Fauci, kepala penasihat medis Presiden dan direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular Amerika Serikat (NIH) menyatakan meskipun beberapa tempat umum telah dibuka, Anda tetap harus berhati-hati.
"Kami (Amerika) sekarang rata-rata mengalami sekitar 2 hingga 300.000 infeksi sehari, sekitar 3 hingga 4.000 kematian per hari," Dr. Anthony Fauci seperti yang dikutip dari Eat This.
Melansir dari Eat This, berikut beberapa tempat yang sebaiknya tak Anda kunjungi meskipun telah dibuka untuk umum, antra lain:
1. Makan di Restoran Indoor
Sejalan dengan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), Fauci juga menyatakan bahwa makan di tempat di dalam ruangan masih cukup berisiko.
"Makan di tempat dengan tempat duduk dalam ruangan, di mana kapasitas tempat duduk tidak berkurang dan meja tidak berjarak setidaknya 6 kaki tetap berbahaya," catat CDC.
Fauci juga menyetujui imbauan CDC di mana ia menyatakan bahwa selama pandemi, ia selalu memesan makanan pesan antar atau membawa pulang makanan yang ia beli. Fauci menyebut restoran sebagai tempat potensial menularkan virus corona karena kemungkinan ventilasi yang buruk.
Selain itu, makan di restoran membuat Anda harus melepaskan masker untuk makan, sehingga menyemburkan tetesan napas.
2. Hindari Pertemuan dengan Banyak Orang
Baca Juga: Desak Dewas Kawal Korupsi Bansos, ICW: Jangan sampai Oknum KPK Bermain
Dokter Fauci menyalahkan pertemuan keluarga selama liburan sebagai penyebab lonjakan kasus Covid-19 belakangan ini di Amerika.
"Vaksin saat ini bukanlah pengganti standar standar kesehatan masyarakat untuk memakai masker, menjaga jarak, menghindari berkumpul, bagian yang ramai, dan khususnya di dalam ruangan," kata Fauci.
3. Hindari ke Bar
CDC mengatakan bahwa risiko penyebaran Covid-19 meningkat di restoran atau bar karena interaksi dalam jarak kurang dari 6 kaki dengan orang lain meningkat.
"Hindari bar," kata Fauci.
Saat di bar maka sebagian besar berada di dalam ruangan, Anda cenderung lupa untuk mengikuti langkah-langkah kesehatan masyarakat. Belum lagi, Anda tidak bisa minum bir sambil memakai masker.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien