Suara.com - Ditengah musim pancaroba yang terjadi saat ini sangat penting untuk tetap memperhatikan dan menjaga kesehatan. Apalagi di tengah pandemi Covid-19, menjaga sistem kekebalan atau imunitas tubuh harus menjadi prioritas agar tidak terkena virus tersebut.
Dilansir dari Timesofindia.com, sistem kekebalan tubuh terdiri dari sel darah putih, kelenjar getah bening dan antibodi. Semuanya merupakan sel imun yang membantu tubuh melawan segala macam bentuk infeksi atau virus.
Berikut adalah beberapa tanda yang terlihat bahwa Anda memiliki sistem imun yang lemah.
1. Tingkat Stress yang tinggi
Tingkat stres yang tinggi dapat menurunkan keefektifan sistem imun dalam diri anda dan membuat anda rentan terkena infeksi. Selain itu, jika anda menjadi lebih mudah marah yang berlebihan juga merupakan tanda dari sistem kekebalan tubuh yang tengah melemah.
2. Sering Mengalami Infeksi
Jika Anda menderita lebih dari 5 infeksi telinga, sinusitis bakteri kronis, lebih dari dua kali mengalami pneumonia atau membutuhkan lebih dari tiga rangkaian antibiotik dalam setahun, Anda perlu berkonsentrasi untuk meningkatkan kekebalan Anda.
3. Rentan terkena flu
Jika Anda menderita lebih dari dua-tiga pilek setiap tahun, Anda perlu memperbaiki sistem kekebalan Anda, juga jika Anda membutuhkan waktu lebih dari 2-4 hari untuk pulih itu pertanda sistem kekebalan yang lemah.
Baca Juga: Beragam Manfaat Probiotik untuk Bayi, Salah Satunya Tingkatkan Imunitas
4. Kelelahan
Kelelahan karena sistem kekebalan yang lemah dapat membuat Anda merasa lesu sepanjang hari, tidak peduli seberapa baik Anda beristirahat. Sistem kekebalan yang terganggu membuat Anda merasa lelah.
5. Pemulihan luka yang lambat
Sistem kekebalan melemah tidak dapat menghasilkan kulit baru dengan cepat sehingga pemulihan luka lambat
6. Nyeri sendi
Kejadian nyeri sendi yang berulang dapat menyebabkan imunitas yang lemah. Anda mungkin juga mengalami wajah bengkak, sendi kaku dan nyeri akibat peradangan pada lapisan dalam sendi Anda
7. Masalah usus kronis
Menurut ilmu pengetahuan, 70-75 persen dari sistem kekebalan kita ada di saluran pencernaan kita. dengan demikian sistem kekebalan yang lambat dapat menyebabkan keasaman, diare gas, sembelit
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!